Asing Akhirnya Net Buy Rp 261,05 Miliar, Lima Saham Ini Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berbalik membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 261,05 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/11/2024), ditutup terkoreksi 25,76 poin (0,34%) menjadi 7.479,50. Net buy ini merupakan yang pertama dalam beberapa pekan terakhir.
Net buy terbanyak melanda saham bank papan atas ini, yaitu saham PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 283,01 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 81,90 miliar, PT Indofood Sukses Makmur TbK (INDF) Rp 70,36 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 68,65 miliar,, dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 56,09 miliar.
Baca Juga
Avia Avian (AVIA) Bagikan Dividen Interim Rp 672 Miliar, Berikut Jadwalnya
Sebaliknya lima saham berikut torehkan penjualan bersih (net sell) saham, yaitu saham PT Dian Swastatika TbK (DSSA) Rp 176,04 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 114,84 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 69,30 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 48,32 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 34,32 miliar.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan hampir seluruh sektor saham, seperti saham sektor consumer primer 1,40%, sektor material dasar 1,54%, sektor property 1,51%, sektor kesehata 1,02%, sektor energi 0,45%, dan sektor industry 1,47%. Satu-satunya saham yang berhasil menguat 0,09%.
Meski IHSG ditutup anjlok, sejumlah saham ini justru berhasil catatkan lompatan harga, yaitu PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) sebanyak 34,91% menjadi Rp 228 dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melesat 34,71% menjadi Rp 163.
Baca Juga
Penfabric Umumkan Jadwal Penawaran Tender Sukarela Saham Century Textile (CNTX)
Lompatan hingga ARA juga melanda PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 24,87% menjadi Rp 1.230, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) naik 24,84% menjadi Rp 980, PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) melesat 24,72% menjadi Rp 1.690, PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) menguat 24,68% menjadi Rp 1.465, dan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) naik 24,54% menjadi Rp 406.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS), PT Sekar Laut Tbk (SKLT), dan PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE).

