IHSG BEI Anjlok 2,46% Sepekan, Bahkan Terdalam di Asia Pasifik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup anjlok sebanyak 2,46% dari 7.694 menjadi 7.505 sepanjang pekan ini. Bahkan, koreksi IHSG tercatat yang paling dalam diantara bursa-bursa di Asia Pasifik.
Pelemahan tersebut berimbas terhadap penurunan kapitalisasi pasar (market cap) sebanyak 2,23% menjadi Rp 12.601 triliun. BEI juga mencatatkan penurunan dalam volume perdagangan saham, nilai perdagangan saham, hingga frekuensi transaksi saham sepanjang pekan ini atau 28 Oktober-1 November.
Baca Juga
Terdampak Badai dan Pemogokan Boeing, Lowongan Kerja AS Merosot pada Oktober
Penurunan IHSG dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham pekan ini, seperti sham sektor transportasi anjlok 2,85%, sektor keuangan anjlok 1,87%, sektor consumer non primer turun 2,73%, sektor material dasar jatuh 2,31%,, dan sektor infrastruktur turun 1,42%. Penguatan hanya melanda saham sektor property dan consumer primer.
Berdasarkan data, penurunan IHSG BEI merupakan yang paling dalam di tingkat Asean hingga Asia Paisifik sepanjang pekan ini. Sisanya indeks saham Taiwan turun 2,43% dan Filipina turun 2,34%, Strait Times Singapura turun 1,06%, dan FTSE Bursa Malaysia melemah 0,85%. Sisanya bursa saham Thailand dan Vietnam naik masing-masing 0,05% dan 0,94%.
Berdasarkan data BEI, penurunan dalam indeks pekan ini dipicu atas penurunan 483 saham dan 214 tak mengalami perubahan harga. Hanya 244 saham yang berhasil catatkan penguatan.
Baca Juga
Buntut Judi Online, Polda Metro Jaya Geledah Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital
Terkait aktivitas pemodal asing, BEI mencatat pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham jumbo Rp 2,64 triliun pekan ini. Angka tersebut turun dari realisasi periode sama pekan lalu bernilai Rp 3,62 triliun.
Kemarin, pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 114,86 miliar, seiring dengan koreksi IHSG BEI sebanyak 68,76 poin (0,91%) menjadi 7.505,26. Net sell terbanyak melanda saham ini, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 255,70 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 74,22 miliar, dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Rp 32,29 miliar.
Grafik IHSG Sepekan

