PIK2 (PANI) Cetak Lompatan Laba Atribusi 91,11% hingga Kuartal III-2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 membukukan lompatan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 91,11% dari Rp 254,55 miliar menjadi Rp 486,60 miliar hingga kuartal III-2024.
Manajemen PANI dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/10/2024), menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan perseroan dari Rp 1,73 triliun menjadi Rp 2,09 triliun.
Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningktan laba bruto dari Rp 876,61 miliar menjadi Rp 1,19 triliun. Kenaikan juga didukung pertumbuhan penghasilan keuangan dari Rp 108,49 miliar menjadi Rp 120,64 miliar.
Baca Juga
Demi Tambah Porsi Publik, Aguan dan Salim Lepas Sebagian Saham PIK2 (PANI) Segini
Peningkatan tersebut menjadi laba periode berjalan perseroan melesat dari Rp 699,83 miliar menjadi Rp 961,74 miliar. Laba ini terdiri atas laba atribusi kepada pemilik entitas induk Rp 486,60 miliar dan laba kepentingan nonpengendali senilai Rp 475,13 miliar.
Kenaikan tersebut menjadikan laba per saham perseroan melambung dari Rp 18,82 menjadi Rp 30,30 per saham.
PANI sebelumnya telah merevisi naik target penjualan marketing atau marketing sales property tahun ini dari Rp 5,5 triliun menjadi Rp 6 triliun. Revisi naik mempertimbangkan lompatan marketing sales hingga September 2024 dan tingginya animo masyarakat terhadap produk perseroan.
Manajemen perseroan menyebutkan dalam penjelasan resminya bahwa revisi naik target marketing sales tahun ini berasal dari peningkatan permintaan properti di segmen menengah dan menengah ke atas, baik dari segmen perumahan, produk-produk komersial termasuk ruko, rukan, SOHO dan gudang, serta permintaan kavling komersial yang datang dari berbagai pelaku usaha yang melihat peluang ekspansi di area PIK2.
Baca Juga
Panin Asset Management Raih Investment Manager Awards Kategori Saham Berdenominasi USD
Revisi naik juga mempertimbangkan tingginya pencapaian marketing sales PANI hingga September 2024 telah mencapai Rp 4,7 triliun. Angka tersebut menunjukkan lomptan sebanyak 168% dari periode sama tahun lalu dan setara degan 78% dari target marketing sales tahun ini.
Manajemen PANI menyebutkan bahwa pertumbuhan pesan penjualan property tersebut didukung pembangunanan PIK2 sebagai liveable city dan penyediaan fasilitas, seperti rencanan Pembangunan proyek MICE dan jalan tol Karaja, yaitu ruas Kalam-Teluk Naga-Rajeg yang direncakan mulai beroperasi awal tahun 2025.
Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma mengatakan, PANI akan terus berkembang untuk mengikuti tren dan kebutuhan dari masyarakat. “Kami berupaya untuk selalu berinovasi dan meluncurkan produk yang berkualitas sebagai perwujudan komitmen terhadap seluruh pemangku kepentingan. Sepanjang tahun 2024 ini, kami melihat pertumbuhan yang sangat menjanjikan di PIK2,” terangnya.
Grafik Saham PANI

