Surge (WIFI) Cetak Lompatan Laba Atribusi 339,5% hingga Kuartal III-2024, Nilainya Jadi Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge membukukan lompatan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 339,5% dari Rp 34,60 miliar menjadi Rp 152,07 miliar hingga kuartal III-2024.
Surge dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/11/2024), menyebutkan bahwa kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 345,43 miliar menjadi Rp 504,95 miliar hingga September 2024.
Sebaliknya perseroan membukukan penurunan beban pokok pendapatan dari Rp 207,39 miliar menjadi Rp 197,36 miliar. Hal ini membuat pertumbuhan laba bruto lebih pesat dari Rp 138,03 miliar menjadi Rp 307,58 miliar hingga September 2024.
Baca Juga
Lonjakan Segmen Telekomunikasi Berpotensi Dorong Saham Surge (WIFI) ke Level Berikut
Perseroan juga mencatatkan kenaikan laba usaha dari Rp 105,38 miliar menjadi Rp 252,77 miliar. Laba bersih periode berjalan meningkat dari Rp 34,84 miliar menjadi Rp 158,64 miliar. Padahal, perseroan mencatatkan kenaikan benan keuangan dari Rp 47,88 miliar menjadi Rp 73,27 miliar.
Lonjakan keuntungan tersebut menjadikan laba per saham perseroan melesat dari Rp 15,34 menjadi Rp 65,42 per saham. Bandingkan dengan harga penutupan saham WIFI di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin Rp 374.
Sebelumnya, RHB Sekuritas Indonesia dalam risetnya menyatakan bahwa nilai wajar emiten penyedia infrastruktur teknologi dan jaringan internet Surge (WIFI) ada di level Rp 400 per lembar.
Riset RHB Sekuritas menjabarkan berbagai catatan penting dari background riset tersebut di diantaranya, Solusi Sinergi Digital baru saja menandatangani MoU dengan Hashim Djojohadikusumo, adik dari presiden terpilih Prabowo Subianto. MoU itu untuk mempercepat pengembangan internet broadband bagi 25 juta rumah tangga di Pulau Jawa. Hal ini diharapkan akan mendongkrak segmen telekomunikasi ke depannya.
Baca Juga
Perluas Jangkauan Infrastruktur Akses Internet, Weave Anak Usaha Surge (WIFI) Gandeng 50 ISP Lokal
Riset broker ber kode DR itu juga mencantumkan katalis keuangan di mana WIFI pada semester I 2024, segmen ini menyumbang 41% total EBIT. WIFI menargetkan pendapatan tahun 2024 sebesar Rp 600-650 miliar, naik 37-48% year on year (YoY), dengan marjin bersih sebesar 29% pada semester I 2024 dan target EPS di Rp 73,70 atau naik 197% YoY.
“Kami menggunakan P/E 2024F sebesar 5,5x selama 2 tahun untuk mendapatkan nilai wajar kami,” tulis Analis RHB Sekuritas Arandi Pradana dan Muhammad Wafi.
Grafik Saham WIFI

