IHSG Berpotensi Melemah Terbatas, Simak 3 Saham Pilihan Pilarmas Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi, indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance pada level 7.560– 7.675, Rabu (30/10/2024).
Sementara itu, Pilarmas mencermati bahwa pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh data US Wholesale Inventories bulanan (MoM) yang turun dari sebelumnya 0,2% menjadi -0,1%. Lebih lanjut, lowongan pekerjaan mengalami penurunan dari sebelumnya 7.861.000 menjadi 7.443.000, di mana ini merupakan jumlah lowongan pekerjaan di Amerika terendah sejak 2021.
Pilarmas menilai situasi dan kondisi terkait dengan pemilu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi penilaian pelaku pasar pada bulan Oktober ini.
Selain itu, Uni Eropa yang memang telah mengenakan tarif kepada China senilai 45% pada kendaraan listrik di Tiongkok. Hal ini memberikan peningkatan ketegangan diantara keduanya. Peraturan tersebut telah diperkenalkan dalam jurnal resmi Uni Eropa pada hari Rabu dan akan segera efektif.
Baca Juga
Peluang Koreksi IHSG Tertahan, Saham EMTK dan SILO Layak Dilirik
Tarif kendaraan listrik Uni Eropa merupakan sebuah kemunduran bagi pasar China yang memang sedang ingin melakukan transisi sektor. Tarif ini diterapkan sebab China sudah berada di jalan dominasi kendaraan listrik dunia.
Kendati demikian, Uni Eropa dan China terus berusaha membuka komunikasi, sebab tarif perdagangan yang ada saat ini akan memicu risiko eskalasi konfrontasi balasan dengan berbagai barang lainnya senilai € 739 miliar atau US$799 miliar.
Para negosiator masih terus berusaha untuk menjajaki kesepakatan antara China dengan Eropa mulai dari komitmen harga, pengendalian harga, hingga volume ekspor.
Pilarmas juga mencermati bahwa sentimen dalam negeri yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini adalah Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk memasukkan aktivitas ekonomi bawah tanah atau shadow economy ke dalam sistem perpajakan.
Shadow economy terdiri dari kegiatan ekonomi yang tidak tercatat secara resmi dan nilainya diperkirakan antara 8-19% dari PDB Indonesia.
Salah satu target utama adalah judi online yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di luar negeri. Pilarmas menilai memasukkan aktivitas shadow economy ke dalam sistem perpajakan tentu dapat meningkatkan pendapatan negara yang dapat berpengaruh juga terhadap kenaikan pertumbuhan perekonomian.
Baca Juga
Pasar Eropa di Zona Merah, tapi Saham HSBC Melesat di Atas 3%
“Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto agar pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa mencapai 8%. Tapi tentunya kami berharap, jangan hanya demi mengejar 8%, semua cara di lakukan,” ulas Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Rabu (30/10/2024).
Berikut rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
Support: 276
Resistance: 306
Target harga: 302
PT Astra International Tbk (ASII)
Support: 5.025
Resistance: 5.300
Target harga: 5.275
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
Support: 364
Resistance: 392
Target harga: 390.

