Pasar Saham Jenuh Beli, IHSG Diprediksi Cenderung Konsolidasi Senin Besok
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi cenderung bergerak konsolidasi karena minimnya data ekonomi pada pekan ini, periode 21-25 Oktober 2024.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas meramal, untuk perdagangan saham Senin (21/10/2024) besok, IHSG berpotensi konsolidasi di kisaran level 7.700 – 7.800.
Sebelumnya, pada Jumat (18/10/2024) akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat 0,32% ke level 7.760,06. ‘’Secara teknikal, terdapat pelebaran positive slope pada indikator MACD sementara indikator Stochastic RSI berada di overbought area (jenuh beli),’’ urai Tim Riset Phintraco Sekuritas dikutip, Minggu (20/10/2024).
Dari sisi global, pasar akan berfokus pada rilis data manufaktur dan jasa di berbagai negara. Dari Amerika, pasar menantikan rilis data S&P Global Manufacturing dan Services PMI Flash pada bulan Oktober 2024 yang dijadwalkan rilis di pekan ini, Kamis (24/10/2024).
Baca Juga
Program 3 Juta Rumah Berpotensi Picu Volume Transaksi Rp 400 Triliun per Tahun
Pasar memperkirakan sektor manufaktur di Amerika mengalami kenaikan menjadi 47,6 dari 47,3 di September 2024. Sementara sektor jasa di Amerika diperkirakan melemah ke level 55 dari 55,2 di September 2024 meskipun masih berada di zona ekspansif.
Dari Kawasan Eropa, pasar menantikan rilis data HCOB Manufacturing dan Services PMI Flash di Euro Area dan Jerman pada bulan Oktober 2024 yang dijadwalkan rilis di pekan ini, Kamis (24/10/2024).
‘’Pasar memperkirakan sektor manufaktur dan jasa di Euro Area dan Jerman mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya,’’ urainya.
Di waktu yang sama, juga terdapat rilis data S&P Global Manufacturing dan Services PMI Flash pada bulan Oktober 2024 di Inggris yang diperkirakan mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor manufaktur dan jasa di Kawasan Eropa relative solid sehingga diyakini dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2024.
Baca Juga
Kemenhub Sebut Revitalisasi Stasiun Tanah Abang Tahap I Rampung Februari 2025
Dari sisi regional, pasar menantikan rilis data Jibun Bank Manufacturing dan Services PMI Flash di Jepang pada bulan Oktober 2024 yang dijadwalkan rilis pekan depan (24/10) dan diperkirakan mengalami pelemahan dari bulan sebelumnya. ‘’Sementara rilis data-data ekonomi di domestik relatif minim di pekan depan,’’ urainya.
Meski cenderung konsolidasi, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan sejumlah saham berpotensi menguat, yaitu PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Rekomendasi serta buy on support disematkan pada saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA).
Grafik IHSG Satu Pekan Terakhir:

