Dahsat! Potensi Cuan Saham Sentul City (BKSL) 495%, Simak Pertimbangan Berikut
JAKARTA, investortrust.id – Sucor Sekuritas memperkirakan penguatan harga saham PT Sentul City Tbk (BKSL) mencapai 500%, tepatnya 495,23%, menjadi Rp 250 dalam 12 bulan ke depan, dibandingkan harga penutupan akhir pekan lalu Rp 42. Saat ini dinilai sebagai waktu paling tepat untuk mulai mengakumulasi saham BKSL.
Analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo mengatakan, manajemen BKSL telah menunjukkan keputusan yang baik untuk membalikkan arah perseroan, seperti inisiatif peluncuran produk property baru di Sentul City Tourism Board dan mengembangkan pasar rumah bekas.
“Kami menilai sejumlah usaha ini merupakan keputusan krusial untuk menghidupkan kembali kinerja keuangan perseroan ke depan. Sedangkan harga saham BKSL saat ini dinilai sudah di bawah nilainya, apalagi setelah melihat pengembangan yang sudah dilakukan perseroan,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, pekan lalu.
Baca Juga
Saatnya Berburu Saham Sentul City (BKSL), Begini Pertimbangannya
Beberapa hal yang membuat saham BKSL layak dilirik adalah perseroan baru saja meluncurkan Pancar Square yang terdiri atas 21 rumah toko dengan total marketing sales berkisar Rp 35 miliar. Unit ruko ini diprediksi terjual habis dalam waktu dekat.
BKSL meluncurkan kembali apartemen Saffron Nobel yang sudah terjual sebanyak 420 unit hingga kini, sehingga tersisa 198 unit. Serah terima kunci unit apartemen ini diperkirakan mulai Juni 2025. “Kami meyakini penyelesaian proyek ini sangat krusial untuk pengakuan pendapatan perseroan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proyek tersebut,” terangnya.
Estimasi Kinerja Keuangan BKSL
Sumber: Sucor Sekuritas
Peluang kebangkitan BKSL, terang dia, juga terlihat dari realisasi penjualan marketing property senilai Rp 170 miliar pada Agustus 2024. Dengan demikian total marketing sales awal tahun hingga Agustus telah mencapai Rp 901 miliar atau setara dengan 75% dari target.
Secara keseluruhan, dia mengatakan, BKSL telah berhasil melampaui target marketing sales tahun ini atau mencapai 130%. Nilainya telah mencapai Rp 3 triliun, yaitu sekitar Rp 2 triliun berasal dari penjualan lahan kepada Genting.
Besarnya prospek kinerja dan saham perseroan didukung pendirian The Sentul City Tourism Board (STB) pada pertengahan Agustus 2024. STB menghadirkan sebanyak 103 tujuan wisata yang didominasi wisata kuliner.
Baca Juga
IHSG bisa Memantul dari Area Support, Saham PGEO dan SILO Layak Dilirik
Pendirian STB ini mendatangkan beragam manfaat bagi perseroan, yaitu menjadikan Kawasan ini sebagai pusat tujuan wisatawan, meningkatan pengunjung sejumlah gerai di Kawasan ini, Hal ini diharapkan berimbas positif terhadap penjualan dan nilai property di Kawasan tersebut ke depan.
Sucor Sekuritas menargetkan laba bersih perseroan mencapai Rp 172 miliar tahun ini dan diharapkan melesat menjadi Rp 366 miliar tahun depan. Sedangkan pendapatan tahun ini diprediksi Rp 1,46 triliun dan meningkat menajdi Rp 1,88 triliun tahun depan. Hingga kini, saham BKSL masih ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK).
Grafik Saham BKSL

