Saatnya Berburu Saham Sentul City (BKSL), Begini Pertimbangannya
JAKARTA, investortrust.id – PT Sentul City Tbk (BKSL) dipertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 250 per saham, meskipun saham ini sedang ditransaksikan di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan harga penutupan saham BKSL level Rp 42, terbuka potensi penguatan 495% dalam 12 bulan ke depan. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 250 atas saham BKSL diberikan tim riset Sucor Sekuritas.
Analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo dalam riset tersebut menyebutkan bahwa rekomendasi beli dengan target harga pesat tersebut menggambarkan sejumlah factor. Di antaranya, bahwa perseroan berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp 181 miliar pada kuartal II-2024, dibandingkan dengan rugi sebelum pajak periode sama tahun lalu Rp 204 miliar.
Baca Juga
Tak Kira-kira, Sekuritas Ini Beberkan Potensi Cuan Saham Sentul City (BKSL) hingga 525%
Torehan laba tersebut ditopang adanya revaluasi tanah hotel dan perkantoran. Aksi ini membuat perseroan membukukan laba bersih senilai Rp 73,3 miliar pada semester I-2024, dibandingkan rugi bersih periode sama tahun lalu Rp 205,9 miliar.
Faktor kedua, tulis Sucor Sekuritas, peluang BKSL mendapatkan keuntungan besar dari rencana penjualan lahan seluas 152 hektre kepada Genting Land dengan nilai Rp 2 triliun. Pembayaran penjualan lahan akan dilakukan secara bertahah dengan pembayarn pertama mencapai Rp 800 miliar dan sisanya dibayarkan tahun depan. Dari penjualan lahan ini terbuka peluang keuntungan besar perseroan tahun 2024 dan 2025.
Sentul City (BKSL) sebelumnya telah menandatangani mega deal penjualan lahan seluas 152 hektare ke perusahaan asal Malayasia, Genting Bhd, bernilai hampir Rp 2 triliun. Lahan tersebut dilepas dengan harga Rp 1,3 juta per meter persegi.
Estimasi Kinerja Keuangan BKSL
Sumber: Sucor Sekuritas
Dari sisi operasional, Niko mengatakan, BKSL menunjukkan peningkatan penjualan marketing (marketing sales) baik dengan torehan Rp 642 miliar hingga Juni 2024. Angka tersebut setara dengan 54% dari target yang ditetapkan manajemen. Jika ditambah dengan penjualan lahan, total marketing sales perseroan mencapai Rp 2,6 triliun atau merefleksikan 116% dari target tahun ini.
Baca Juga
Intip Rekomendasi dan Target Harga Saham Properti di Semester II-2024
Kenaikan marketing sales terus terbuka seiring dilincurkannya produk properti Spring Grading dengan target berkontribusi Rp 542 miliar terhadap total marketing sales. “Kami meyakini penjualan produk ini akan kembali sukses seperti peluncuran Spring Residence sebelumnya,” terannya.
Fakto lainnya yang membuat saham ini layak dipertimbangkan, tulis Sucor Sekuritas, manajemen BKSL telah berhasil menunjukkan eksekusi dan siklus perusahaan secara luas biasa. Sejumlah aksi manajemen tersebut belum terefleksi terhadap pergerakan harga BKSL.
“Berbagai faktor tersebut mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BKSL dengan target harga Rp 250. Kami melihat level saham BKSL saat ini menjadi peluang bagi investor untuk mulai mengakumulasi,” tulisnya.
Grafik Saham BKSL

