Sebulan, Saham BUMI Melesat 50% hingga Cetak Harga Tertinggi Baru lebih dari Setahun Terakhir
JAKARTA, investortrust.id – Penguatan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terus berlanjut hingga mencapai level tertinggi baru lebih dari setahun terakhir. Kenaikan tersebut menjadikan total penguatan harga saham BUMI telah lebih dari 50% dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) intraday sesi II, Selasa (1/10/2024), saham emiten yang dikendalikan Bakrie (BUMI) ini menguat Rp 13 (10,66%) menjadi Rp 135, bahkan saham ini sempat sentuh rekor tertinggi harian Rp 138. Level tersebut menjadi harga tertinggi saham BUMI terhitung sejak 31 Juli 2024.
Baca Juga
Lompatan Harga Saham Emiten Bakrie Berlanjut, BRMS dan BUMI Memimpin!
Dengan kenaikan harga tersebut, penguatan saham BUMI sepanjang 2024 year to date (ytd) telah lebih dari 42%. Sedangkan kenaikan harga dalam tiga bulan terakhir lebih dari 70% dan penguatan dalam sebulan terakhir lebih dari 50%.
Hingga kini, Bumi Resources (BUMI) tengah melanjutkan rencana pelaksanaan kuasi reorganisasi dengan tujuan bisa membagikan dividen kepada pemegang saham ke depan. Kuasi reorganisasi adalah prosedur akuntasi untuk merestrukturisasi ekuitas dengan mengeleminasi saldo laba negatif. Aksi korporasi ini bia direalisasikan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.
Baca Juga
Bumi Resources (BUMI) Ungkap Kuasi Reorganisasi demi Pembagian Dividen
Kuasi reorganisasi juga dapat membuat perusahaan memulai awal yang baru dengan neraca keuangan yang menunjukkan saldo laba tanpa dibebani defisit masa lampau. Aksi korporasi tersebut juga bisa memperbaiki struktur ekuitas Bumi Resources (BUMI) dengan mengeliminasi akumulasi rugi (defisit), menggunakan komponen ekuitas lain.
Sedangkan hingga semester I-2024, BUMI membukukan kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 3,8% dari US$ 81,8 juta menjadi US$ 84,9 juta. Pertumbuhan tersebut berbanding terbalik dengan total pendapatan yang justru turun 32,8% menjadi US$ 595,8 juta pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai US$ 886,3 juta.
Grafik Saham BUMI dalam Sebulan

