Lompatan Harga Saham Emiten Bakrie Berlanjut, BRMS dan BUMI Memimpin!
JAKARTA, investortrust.id – Era kebangkita saham grup Bakrie berlanjut yang ditunjukkan penguatan harga sejumlah saham emiten yang dikendalikan grup tersebut. Penguatan makin kencang setelah Anindya N Bakrie dilantik menjadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029.
Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) awal sesi II, Senin (23/9/2024), penguatan paling pesat dicatatkan saham PT Bumi Resrouces Tbk (BUMI) dengan kenaikan Rp 9 (7,76%) menjadi Rp 125. Level tersebut menjadi harga tertinggi saham BUMI terhitung sejak 20 Oktober 2023.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya N Bakrie: Indonesia perlu Penguatan Ekspor ke Afrika dan Amerika Latin
Penguatan serupa juga melanda saham PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) melesat Rp 34 (8,42%) menjadi Rp 438. Level tersebut menjadi harga tertinggi saham ini terhitung sejak 21 Maret 2024. Sebagaimana diketahui ALII resmi mencatatkan saham di BEI sejak 7 Februari 2024.
Penguatan mengesankan juga dicatatkan saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) dengan kenaikan Rp 9 (6,43%) menjadi Rp 149 hari ini hingga pukul 13,52 WIB. Level tersebut tercatat sebagai harga tertinggi perusahaan pengembangan bus listrik ini terhitung sejak 27 Maret 2024.
Laju penguatan juga dicatatkan saham emiten grup Bakrie di bidang minyak dan gas (Migas), yaitu PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dengan penguatan Rp 8 (3,88%) menjadi Rp 214. Tren penguatan saham ENRG telah berlangsung dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Sedangkan penguatan paling signfikan dicatatkan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan kenaikan Rp 19 (10,86%) menjadi Rp 194. Saham BRMS melesat ke level tertinggi baru terhitung sejak 11 Desember 2023.
Kenaikan juga dicatatkan saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebanyak Rp 5 (7,35%) menjadi Rp 73. Saham kontraktor pertambangan ini bergerak dalam rentang Rp 68-73. Level tersebut menjadi harga tertinggi saham ini sejak 14 Desember 2024.
Adapun enam saham lainnya yang dikendalikan grup Bakrie masih tercatat di papan pemantauan khusus (PPK) Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mekanisme perdagangan full call auctuion (FCA), yaitu PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
Grafik Sejumlah Saham Emiten Bakrie

