Sarana Menara (TOWR) Cetak Kenaikan Laba Semester I-2024, Nilainya Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) membukukan kenaikan laba periode berjalan menjadi Rp 1,62 triliun pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 150 triliun.
Manajemen TOWR dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/9/2024), menyebutkan bahwa peningkatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan perseroan dari Rp 5,77 triliun menjadi Rp 6,15 triliun.
Baca Juga
Perseroan juga mencatatkan kenaikan laba usaha dari Rp 3,37 triliun menjadi Rp 3,50 triliun. Sedangkan biaya keuangan bersih turun tipis dari Rp 1,48 triliun menjadi Rp 1,44 triliun. Sedangkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik dari Rp 1,46 triliun menjadi Rp 1,60 triliun. Sedangkan laba per saham dasar naik dari Rp 29 menjadi Rp 32 per saham.
Sebelumnya, CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset terbarunya tetap mempertahankan rekomendasi Add saham TOWR dengan target harga Rp 1.400. Target tersebut terdorong sejumlah rencana aksi korporasi perseroan.
“Kami mempertahankan rekomendasi Add dengan target harga berbasis DCF saham TOWR level Rp 1.400. Kami menyukai TOWR, karena keunggulannya sebagai penggerak pertama dalam bisnis fiber dan posisi arus kas yang kuat sebesar Rp4,3 triliun pada 2024F,” tulis analis CGS Sekuritas Bob Setiadi dan Rut Yesika dalam riset terakhirnya. Target harga tersebut menunjukkan potensi penguatan 66,66%, dibandingkan harga penutupan saham TOWR akhir pekan lalu Rp 860 per saham.
Baca Juga
Sarana Menara (TOWR) Bidik Pendapatan Rp 12,44 Triliun, Penyumbang Terbesar Segmen Ini
Sebagai catatan, Selasa (17/9/2024), TOWR mengumumkan rencana penambahan modal dengan menerbitkan saham baru melalui rights issue atau Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) dengan nilai maksimal Rp 9 triliun. Rencana ini tergantung pada persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 Oktober 2024.
“Kami memperhitungkan bahwa penerbitan saham baru senilai Rp 9 triliun setara dengan 20,8% dari kapitalisasi pasar TOWR saat ini,” tulis tim riset CGS.
Grafik Saham TOWR

