IHSG Diprediksi Cenderung Bearish Menuju Level 7.700 Pekan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) diprediksi mengalami pelemahan menuju level psikologis 7.700 pada awal pekan ini, Senin (23/9/2024).
Sebelumnya, pada Jumat (20/9/2024) akhir pekan lalu, IHSG ditutup pada level 7.743,004, atau menurun 2,05%. Pada periode tersebut IHSG bergerak dalam rentang level 7.738,32-7.910,86.
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyampaikan, secara teknikal, terdapat death cross pada Stochastic RSI di overbought area, serta terbentuk pola bearish engulfing yang mengindikasikan IHSG dalam tren bearish reversal.
Selain itu, tekanan IHSG akan didorong oleh sentimen skala global, di mana terdapat rilis data S&P Global Composite PMI Flash bulan September 2024 di Amerika Serikan pada Senin (23/9/2024), yang diperkirakan akan turun di level 53 pada September 2024.
Baca Juga
Bursa Karbon Sepi Transaksi, BEI: Pajak Karbon Belum Diterapkan
‘’Penurunan komponen pada Composite PMI, disebabkan oleh ekspektasi penurunan dari sisi jasa yang diperkirakan sebesar 54, sementara sisi manufaktur diperkirakan sedikit tumbuh di level 48,’’ ulas Ti,m Riset Phintraco Sekuritas, dikutip Minggu (22/9/2024).
Sementara pada hari yang sama, di Eropa juga terdapat rilis data Euro Area HCOB Composite PMI Flash bulan September 2024 yang diperkirakan akan stagnan di level 51. Berbeda dengan US, komponen PMI jasa diperkirakan akan sedikit meningkat di level 53, sedangkan PMI Manufaktur diperkirakan masih dalam zona kontraksi di level 45,6.
Kemudian sentimen dari domestik, pertumbuhan jumlah uang beredar (M2) Agustus 2024 dijadwalkan rilis pada Senin (23/9/2024).
Pada Juli 2024, posisi M2 tercatat tumbuh sebesar 7,4% secara tahunan yang dipengaruhi oleh pertumbuhan penyaluran kredit serta peningkatan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat.
Baca Juga
Selain itu, pertumbuhan jumlah uang beredar pada Agustus 2024 diharapkan tetap tumbuh stabil seiring dengan pertumbuhan kredit pada Agustus 2024 yang terjaga tumbuh double digit yakni 11,4% secara tahunan.
Terkait pilihan saham, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham papan atas untuk trading pekan ini, yaitu saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
Lalu saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Medco Energi Internasional TBk (MEDC), dan saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

