BRI Masuk Daftar Perusahaan Terpercaya Dunia Versi Newsweek
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kembali masuk daftar perusahaan bergengsi level dunia. Kali ini BBRI masuk daftar “World’s Most Trustworthy Companies 2024” versi Newsweek dan Statista.
Newsweek dan Statista menilai perusahaan dari 20 negara yang dikelompokkan dalam 23 sektor usaha. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil menduduki posisi ke-16 pada kelompok bank paling bergengsi dalam daftar “1000 Perusahaan Global Terpercaya 2024” atau World’s Most Trustworthy Companies 2024.
Selain BBRI, bank asal Indonesia yang masuk daftar “1000 Perusahaan Global Terpercaya 2024” adalah PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Jabar Banten Tbk.
Selain empat bank tersebut, perusahaan asal Indonesia dari sektor lain yang juga masuk daftar perusahaan paling kredibel seperti PT Telkom Indonesia Tbk, PT Go to Tbk, PT Garuda Indonesia Tbk, PT PGN Tbk, PT Semen Indonesia Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, dan PT SMART Tbk.
Pemeringkatan ini merupakan hasil kerjasama media ekonomi internasional Newsweek dengan perusahaan riset Statista. Pemeringkatan hanya memperhitungkan korporasi dengan pendapatan minimal US$ 500 juta lam satu tahun.
Kriteria Penilaian
Peringkat didasarkan pada survei independen terhadap lebih dari 70.000 peserta dan 230.000 evaluasi dari pelanggan, investor, dan karyawan yang disurvei. Ada tiga kelompok yang disurvey tentang tingkat kepercayaan ini, yakni pelanggan dengan bobot 40%, investor dengan bobot 40%, serta karyawan dengan bobot 20%.
Baca Juga
Mandiri, BRI, BCA, BSI, dan BNI Masuk “1.000 Perusahaan Global Terpercaya 2024” Newsweek
“Peringkat ini bertujuan memberikan panduan bagi konsumen, investor, dan karyawan serta menyoroti perusahaan yang paling dipercaya," kata Eike Röver, analis Statista.
Josh Smith, Direktur Pertumbuhan dan Kemitraan Strategis Newsweek menyatakan, kepercayaan adalah landasan dari setiap bisnis yang sukses. “Perusahaan-perusahaan yang paling dipercaya ini telah menetapkan tolok ukur untuk praktik bisnis yang etis dan menunjukkan bahwa memprioritaskan transparansi dan tanggung jawab terbukti mampu menghasilkan kesuksesan yang berkelanjutan," kata dia.
Pemimpin Redaksi Newsweek Global, Nancy Cooper menyatakan, kepercayaan adalah bagian penting dari setiap hubungan. Faktor ini diperhitungkan mulai dari hubungan pribadi hingga hubungan antara bisnis dan konsumen.
“Survey PwC tahun 2024 menunjukkan, 95 persen eksekutif bisnis mereka menyatakan bahwa organisasi memiliki tanggung jawab untuk membangun kepercayaan. Namun, kepercayaan semakin menurun di berbagai industri, dengan kekhawatiran mengenai privasi data, penggunaan AI, dan kurangnya transparansi pemasaran dalam ekonomi global yang bergerak cepat,” tutur Nancy.
Menurut Neewsweek, seiring meningkatnya kekhawatiran akan akan keberlangsungan usaha saat ini, faktor kepercayaan menjadi sangat berharga. Hal itu menjadi alasan Newsweek dan Statista memberikan predikat “Perusahaan Paling Terpercaya di Dunia 2024” pada pemeringkatan kali ini.
Baca Juga
Astra International Konglomerat Paling Kredibel Versi Newsweek
Perusahaan yang masuk kelompok elit ini terbukti telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen, investor, dan karyawan. Hal ini sejalan dengan kemampuan Perusahaan-perusahaan ini dalam menghasilkan produk berkualitas, meberikan upah yang adil bagi karyawan, serta ditopang pemimpin perusahaan yang efektif.
“Kami berharap daftar ini membantu Anda menemukan perusahaan yang dapat Anda percayai, baik saat berbelanja, mencari pekerjaan, atau berharap untuk berinvestasi,” tegasnya.
Kriteria yang ditetapkan Newsweek-Statista dalam survei kepada pelanggan meliputi perlakuan yang adil, kepercayaan terhadap produk atau layanan, manajemen keluhan, klaim iklan, dan komunikasi.
Sedangkan kuisioner untuk investor, yang dinilai evaluasi perusahaan berdasarkan prospek investasi jangka panjang, nilai-nilai perusahaan, dan kepemimpinan. Pada aspek penilaian karyawan, poin kepercayaan yang diperhatikan berkaitan dengan perlakuan dan pembayaran gasji yang adil, peluang pengembangan karier, dan daya tarik keseluruhan sebagai pemberi kerja.
Baca Juga

