Pegang Dua Saham Ini, Anthoni Salim Cuan Rp 20,21 Triliun dalam Dua Pekan
JAKARTA, investortrust.id – Di tengah lompatan harga saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dalam dua pekan terakhir, Anthoni Salim tercatat sebagai satu dari beberapa pemegang saham yang paling diuntungkan.
Total cuan yang dicatatkan Anthoni Salim dari dua saham tersebut mencapai Rp 20,21 triliun dalam kurun waktu 1-13 September 2024. Keuntungan tersebut dihitung dari selisih harga saham DNET dan DCII akhir Agustus 2024 hingga penutupan 13 September 2024.
Baca Juga
Usai Rekor Cuan Tertinggi Pekan Lalu, Saham AKSI dan DNET Akhirnya Dikenai Suspensi
Berdasarkan data registrasi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Anthoni Salim, pemilik grup Salim, seperti Indofood dan Salim Ivomas, bertindak sebagai pemegang sebanyak 265,03 juta atau 11,12% saham DCII.
Anthoni Salim juga tercatat sebagai pemegang langsung sebanyak 3,58 miliar saham DNET atau 25,3% saham DNET. Dirinya bertindak sebagai pemegang saham teraffiliasi atas DNET.
Terkait pergerakan harga saham DCII dan DNET sepanjang September 2024 berjalan atau dalam dua pekan terakhir terpantau mengesankan di BEI. Saham DNET melesat dari elvel penutupan akhir Agustus 2024 Rp 5.200 menjadi Rp 9.500 pada penutupan perdagangan Jumat (13/9/2024) atau menguat sebanyak 82,69%.
Baca Juga
Saham Fenomenal Ini (DCII) Tembus Rekor, Penguatan Capai 149 Kali
Sedangkan penguatan saham DCII dari level penutupan akhir Agustus 2024 senilai Rp 40.000 menjadi Rp 58.100 pada penutupan perdagangan saham di BEI akhir pekan lalu atau telah melesat 45,25%.
Dengan penguatan saham DNET sebanyak 82,69% dalam dua pekan terakhir, Anthoni Salim telah meraup cuan Rp 15,42 triliun, sehingga total nilai sahamnya menjadi Rp 33,01 triliun. Sedangkan dari saham DCII, Anthoni Salim raup cuan senilai Rp 4,79 triliun, sehingga nilai sahamnya meningkat menjadi Rp 15,39 triliun sampai 13 September 2024.
Dengan demikian total potensi cuan yang telah diraup Anthoni Salim daru dua saham ini dalam kurun waktu 1-13 September mencapai Rp 20,21 triliun.
Grafik Saham DNET dan DCII Ytd

