Diam-diam! Saham Emiten (DCII) Dikendalikan Anthoni Salim dan Otto Toto Sugiri Cetak Rekor Tertinggi 11 Bulan
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) diam-diam catatkan penguatan pesat dalam dua hari terakhir, bahkan sahamnya sempat sentuh level tertinggi baru Rp 52.200 terhitung sejak 28 November 2023.
DCII merupakan perusahaan pengembang dan pemilik pusat data (data center) swasta terbesar di Indonesia. Perusahaan ini dikendalikan Otto Toto Sugiri, Marina Budiman, Han Aming Hanfia, hingga Anthoni Salim.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham, Otto Toto Sugiri bertindak sebagai pemegang terbanyak 29,9% ssaham DCII, disusul Marina Budiman menguasai sebanyak 22,51% saham DCII, dan Han Arming Hanafia sebanyak 11,12%. Adapun Anthoni Salim, pengendali grup Salim, menguasai 11,12% saham DCII.
Baca Juga
Data perdagangan saham intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/9/2024), Saham DCII menguat Rp 6.750 (15,52%) menjadi Rp 50.1250, bahkan saham ini sempat sentuh level Rp 52.200. Level tersebut merupakan harga tertinggi saham DCII terhitung sejak 28 November 2023.
Secara kinerja, DCI Indonesia (DCII) mencatatkan kenaikan laba periode berjalan menjadi Rp 299,62 miliar pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 242,23 miliar.
Manajemen DCII dalam rilis laporan kinerja keuangan menyebutkan pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan dari Rp 632,81 miliar menjadi Rp 737,30 miliar.Laba usaha perseroan juga meningkat dari Rp 331,83 miliar menjadi Rp 378,66 miliar. Sedangkan beban keuangan perseroan turun dari Rp 52,13 miliar menjadi Rp 41,73 miliar.
Sebelumnya, emiten penyedia layanan pusat data (data center) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 1 triliun tahun ini.Direktur Keuangan dan Corporate Affairs DCI Indonesia Evelyn menyebutkan bahwa sebagian besar capex ini akan digunakan untuk ekspansi pusat data yang sudah beroperasi.
Baca Juga
Otto Toto Sugiri Beberkan Pengembangan DCI Indonesia (DCII) Berikut Ini
Saat ini, DCII mengoperasikan tiga pusat data yang mencakup DCI-Hyperscale 1 (H1) di Cibitung, Kabupaten Bekasi; DCI-H2 di Karawang, dan DCI-E1 Jakarta. Secara kapasitas, tiga pusat data tersebut mencapai 83 megawatt (MW).
DCII sedang meningkatkan kapasitas DCI-H1 dengan membangun gedung kelima di lokasi tersebut. Gedung tersebut akan menambah kapasitas pusat data DCII hingga 36 MW dari total target penambahan kapasitas tahun ini sebesar 119 MW.
Rencana ekspansi di luar lokasi pusat data milik DCII saat ini diketahui sudah dalam tahap perencanaan. DCII berencana untuk membangun pusat data tambahan di lokasi baru, yakni Bintan, Kepulauan Riau.
Grafik Saham DCII

