Net Buy Asing Terus Meningkat Rp 1,79 Triliun, Saham Bank Ini kembali Diborong
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing lagi-lagi lanjutkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 1,79 triliun, seiring dengan kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (21/8/2024), sebanyak 20,61 poin (0,27%) ke level penutupan tertinggi baru 7.554. Bahkan, IHSG intraday sempat sentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) 7.594.
Dengan tambahan tersebut total net buy saham oleh investor asing sepanjang Agustus 2024 berjalan telah mencapai Rp 9,48 triliun. Sedangkan net buy dalam sebulan terakhir telah mencapai Rp 11,21 triliun dengan net buy terbanyak dicatatkan BBCA Rp 3,25 triliun dan BMRI Rp 3,24 triliun.
Baca Juga
Tumbuh 15,66%, Bank Mandiri Salurkan Kredit Manufaktur Rp 177,37 Triliun di Semester I 2024
Net buy terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 738,51 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 390,95 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 316,95 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 134,53 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 85,34 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT FAP Agri Tbk (FAPA) Rp 49,97 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 46,90 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 12,95 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 10,63 miliar, dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp 9,66 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, sektor properti, sektor keuangan, sektor kesehatan, dan sektor transportasi. Sebaliknya pelemahan melanda saham material dasar, sektor konsumer primer, sektor teknologi, dan sektor infrastruktur.
Di tengah berlanjutnya kenaikan IHSG, lima saham berikut torehkan kenaikan harga pesat, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) naik hingga auto reject atas (ARA) 25% menjadi Rp 825. Saham PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 28,57% menjadi Rp 81.
Baca Juga
Kenaikan juga melanda saham PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) menguat 24,77% menjadi Rp 136, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik 19,84% menjadi Rp 755, dan PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) menguat 15,20% menjadi Rp 394.
Kondisi berbeda terjadi pada lima saham berikut dengan penurunan dalam, yaitu saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Charnic Capital Tbk (NICK), PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP).

