Tumbuh 15,66%, Bank Mandiri Salurkan Kredit Manufaktur Rp 177,37 Triliun di Semester I 2024
JAKARTA, investortrust.id - Hingga semester I 2024, PT Bank Mandiri Tbk telah menyalurkan kredit ke sektor manufaktur (pengolahan) sebesar Rp 177,37 triliun, mengalami pertumbuhan secara tahunan sebesar 15,66%.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengungkapkan, pihaknya berkomitmen kuat dalam mendukung hilirisasi industri nasional. Hal ini sejalan dengan sektor hilirisasi atau pengolahan yang memiliki prospek bisnis positif ke depan.
“Penyaluran kredit manufaktur tersebut paling banyak kami salurkan ke sub sektor industri makanan dan minuman, industri dan perdagangan besar logam, industri pupuk dan obat hama, industri pulp & paper, dan industri kimia,” ujar dia, dalam keterangannya, Rabu (21/8/2024).
Baca Juga
Bank Mandiri Perkuat Jaringan dan Layanan Digital untuk Solusi Transaksi Nasabah
Hingga akhir tahun ini, lanjut Ali, pihaknya akan melanjutkan strategi yang telah ditetapkan, yakni meningkatkan dominasi di bisnis nasabah principal (wholesale) dan berupaya tumbuh berdasarkan pendekatan ecosystem driven growth serta sektor unggulan di berbagai wilayah.
Upaya ini sejalan dengan strategi bank berkode saham BMRI ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis kerakyatan.
Baca Juga
Dukung Inklusi Keuangan di Generasi Muda, Bank Mandiri Genjot Program Satu Rekening Satu Pelajar
“Kami optimistis bahwa dengan strategi ini, kami dapat mencapai pertumbuhan kredit (bankwide konsolidasi) di kisaran 16%-18% hingga akhir tahun, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas kredit pada level yang optimal,” kata Ali.

