Anggaran IKN Naik Jadi Rp 42,5 Triliun, Ini Penjelasan Kemenkeu
JAKARTA, investortrust.id - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta menjelaskan kenaikan pagu anggaran Ibu Kota Nusantara (IKN) dari yang awalnya Rp 40,6 triliun menjadi Rp 42,5 triliun. Ini terutama untuk memenuhi kualitas yang baik dari bangunan-bangunan dan jalan tol di ibu kota baru.
“Penambahan anggaran IKN untuk melaksanakan penyelesaian dan penguatan di lapangan. Ini adalah penyiapan anggaran untuk fasilitas sekolah dan kesehatan, perbaikan sarana sekolah seperti SD, SMP, dan SMA yang ada di sekitar situ. Pasar dan puskesmas dilakukan perbaikan, supaya terjadi peningkatan kualitas sarana prasarana, sehingga mampu mengantisipasi kedatangan ASN di tahun ini,” kata Isa saat konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, Selasa (13/8/2024).
Baca Juga
Kemenkeu: Melonjak 64%, Anggaran Upacara dan Perayaan Kemerdekaan di IKN Rp 87 Miliar
Kenaikan anggaran IKN ini terbilang baru. Meski tak dijelaskan kapan kenaikan anggaran tersebut, namun, pada Juni 2024 anggaran IKN masih tercatat sebesar Rp 40,6 triliun. Hingga Juli 2024, anggaran yang sudah digelontorkan untuk pembangunan IKN mencapai Rp 11,2 triliun.
APBN Juli 2024 Defisit Rp 93,4 Triliun
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Juli 2024 mengalami defisit sebesar Rp 93,4 triliun. “Atau 0,41% dari PDB (produk domestik bruto). Ini masih kecil dibandingkan total target defisit tahun ini, yang seperti di dalam APBN 2,2%” kata Sri.
Sri Mulyani mengatakan hingga Juli 2024, pendapatan negara tercatat sebesar Rp 1.545,4 triliun atau 55,1% dari target APBN 2024.
Baca Juga
Sri Mulyani Pastikan Anggaran Makan Bergizi Gratis Sudah Masuk dalam RAPBN 2025

