IHSG Dibuka Naik Tipis ke 8,425, Saham BUKK dan BOGA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/11/2025), dibuka menguat dengan kenaikan 9,34 poin (0,05%) menjadi 8.425 hingga pukul 09.15 WIB. Penguatan tipis ini berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang catatkan penurunan.
Kenaikan tipis ini didukung atas penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor properti, sektor teknologi, konsumer primer, dan konsumer non primer. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor infrastruktur, sektor energi, sektor material dasar, dan industri, transportasi, dan keuangan.
Baca Juga
Di tengah penguatan tipis tersebut, dua saham dibuka melesat hingga auto reject atas (ARA) BUKK naik 25% menjadi Rp 1.925 dan BOGA melesat 24,44% menjadi Rp 840. Kenaikan juga melanda saham CINT 19,62% menjadi Rp 226 dan NATO naik 19,62% menjadi Rp 189.
Kemarin, IHSG ditutup menguat 13,34 poin (0,16%) ke level penutupan tertinggi baru sepanjang masa 8.419 disertai dengan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 1,26 triliun oleh pemodal asing. Terbanyak dicatatkan saham BMRI Rp 582,18 miliar, WIFI Rp 250,17 miliar, dan BBCA Rp 230,48 miliar.
Baca Juga
Inflasi Inti Jepang Oktober Melonjak ke Level Tertinggi 3 Bulan, Dorong Kenaikan Suku Bunga BOJ
Kenaikan tersebut didukung penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer naik 2,50%, sektor infrastruktur 0,52%, energi 0,44%, sektor transportasi 0,23%, dan sektor kesehatan 0,25%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor properti, teknologi, keuangan, dan konsumer non primer.
Di tengah penguatan tersebut, empat saham catatkan penguatan sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham BOGA naik 25% menjadi Rp 675, SKLT menguat 25% menjadi Rp 270, BUKK melesat 24,70% menjadi Rp 1.540, dan SMDM naik 24,69% menjadi Rp 1.010.

