Astra International (ASII) Serap Capex Rp 12,3 Triliun, Terbesar untuk Bisnis Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Astra International Tbk (ASII) telah menyerap dana belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 12,3 triliun hingga semester I 2024. Mayoritas dana diinvestasi untuk bisnis alat berat dan sektor pertambangan.
Presiden Direktur ASII Djony Bunarto Tjondro memaparkan bahwa setelah penyesuaian, alokasi capex ASII tahun ini adalah sebesar Rp 37 triliun dan hingga semester I 2024 telah terserap Rp 12,3 triliun. Sebagian besar dialokasikan untuk bisnis alat berat dan pertambangan.
Baca Juga
Performa Lampaui Harapan, Target Saham Astra International (ASII) Direvisi Naik
“Dimana sebagian besar atau sekitar 65-70% dialokasikan pada bisnis alat berat dan pertambangan. Sisanya tersebar di bisnis perkebunan dan sales operation,” ujar Djony dalam paparan publik ASII secara daring, Kamis (8/8/2024).
Hingga semester I-2024, Astra International (ASII) mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 15,85 triliun pada semester I-2024. Keuntungan tersebut turun 9% dari pencapaian periode sama tahun lalu Rp 17,44 triliun.
Manajemen ASII dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/7/2024) menyebutkan, penurunan laba tersebut sejalan dengan pelemahan pendapatan perseroan dari Rp 162,39 triliun menjadi Rp 159,96 triliun.
Tahun ini, ASII akan terus berupaya untuk menyediakan produk dan layanan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Sebagai catatan, market sales dari ASII hingga saat ini telah mencapai 57% dibandingkan 5 tahun lalu pada tahun 2019 yaitu 52%.
Baca Juga
Astra (ASII) Raup Laba Atribusi Rp 15,85 Triliun di Semester I-2024
“Kami memiliki banyak jaringan baik penjualan maupun after sales, dan ekosistem baik financing dan insurance yang mana sangat mendukung untuk memberikan layanan yang lebih baik ke pelanggan, sehingga mendukung terciptanya retail value yang sangat kuat di market,” ujar Direktur ASII Henry Tanoto.
Sebagai informasi, saham ASII saat ini melonjak 80 poin (1,73%) ke level Rp 4.710 dengan volume yang tercatat sebesar 63,86 juta saham dan nilai transaksi senilai Rp 298,70 miliar dengan frekuensi yaitu 9.313 kali.
Grafik Saham ASII

