Performa Lampaui Harapan, Target Saham Astra International (ASII) Direvisi Naik
JAKARTA, investortrust.id – Target harga saham PT Astra International Tbk (ASII) direvisi naik dari Rp 5,100 menjadi Rp 5.300, meskipun realisasi laba bersih turun semester I-2024. Revisi naik tersebut mempertimbangkan pasar otomotif paruh kedua lebih baik dan torehan laba paruh pertama lampaui harapan.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target laba bersih ASII tahun ini dari semula Rp 30 triliun menjadi Rp 30,26 triliun. Sedangkan pendapatan diharapkan bertumbuha dari Rp 293,84 triliun menjadi Rp 307,84 triliun.
Baca Juga
Astra (ASII) Raup Laba Atribusi Rp 15,85 Triliun di Semester I-2024
Target kinerja keuangan tersebut juga mempertimbangkan dinaikknya target volume penjualan mobil perseroan tahun ini dari semula 473 ribu unit menjadi 481,6 ribu unit. Penjualan sepeda motor diperkirakan mencapai 4,5 juta unit.
Estimasi Kinerja Keuangan ASII
Analis BRI Danareksa Sekuritas Christian Sitorus dan Richard Jerry mengatakan, revisi naik target kinerja keuangan terlihat dari kenaikan volume penjualan mobil Astra pada Juli sebanyak 7%, sehingga total penurunan volume penjualan hingga Juli turun menjadi 15%.
Revisi naik target kinerja keuangan dan saham perseoran juga mempertimbangkan kinerja keuangan anak usahanya, PT United Tractors Tbk (UNTR) masih kuat yang ditunjukkan segmen bisnis kontraktor pertambangan batu bara.
Baca Juga
Menengok Peluang GOTO dan GRAB Masuk Program Makan Bergizi Gratis Pemerintah, Siapa Diuntungkan?
Berbagai factor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham ASII dari Rp 5.100 menjadi Rp 5.300 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut juga mempertimbangkan kenaikan pangsa pasar penjualan mobil perseroan menjadi 56% tahun ini dan diharapkan tetap kuat tahun depan.
Grafik Saham ASII

