IHSG Ditutup Rebound Usai Anjlok 3,40% Kemarin, Ternyata Ini Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG), Selasa (6/8/2024), ditutup rebound dengan kenaikan 69,57 poin (0,99%) menjadi 7.129,22. Penguatan tersebut sejalan dengan kenaikan mayoritas bursa saham Asia. Lalu, apa faktor utama penopangnya?
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, salah satu factor utama penopang penguatan IHSG hari ini adalah sentimen domestik yang kuat.
Baca Juga
OJK Telisik Apakah Ada atau Tidak Tindakan Insider Trading Dua Saham Milik Prajogo Ini
“Sebenarnya rebound IHSG hari ini datang dari sentiment domestik kuat, apalagi kinerja pertumbuhan Indonesia kuartal II-2024 melebihi proyeksi,” kata Nafan saat dihubungi oleh investortrust.id Selasa, (6/8/2024).
Lebih lanjut, Nafan mengatakan, artinya domestic consumption tidak terlalu mengalami perlambatan akibat faktor suku bunga tinggi setelah kenaikan suku bunga oleh bank sentral dalam beberapa bulan terakhir.
Sekedar informasi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal-II 2024, tercatat mengalami kenaikan ke 5,05% secara tahunan. Secara kuartal, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2024 naik sebesar 3,79%.
Pertumbuhan ini ditopang Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) dan Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) PDB Indonesia pada kuartal-II 2024 mengalami kenaikan, BPS mencatat ADHK dan ADHB kuartal-II 2024, tercatat masing-masing sebesar Rp 3.231 triliun dan Rp 5.536,5 triliun dari sebelumnya di kuartal-I 2024 sebesar masing-masing, Rp 3.113 triliun dan Rp 5.288,5 triliun.
Baca Juga
Kemenkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,1-5,2% di Tahun 2024
Terkait penguatan IHSG hari ini ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi naik 1,38%, sektor infrastruktur 1,62%, sektor keuangan 0,94%, sektor konsumer primer 0,92%, dan sektor material dasar 0,72%. Satu-satunya saham dengan penurunan tipis adalah sektor industri 0,08%.
Bahkan, empat saham ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melesat 34,74% menjadi Rp 256. ARA juga melanda saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) sebanyak 24,62% menjadi Rp 496, PT Argo Pantes Tbk (ARGO) melesat 24,83% menjadi Rp 905, dan Jaya Trishindo Tbk (HELI) melesat 25% menjadi Rp 525. Penguatan mengesankan juga melanda saham PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) sebanyak 31,58% menjadi Rp 250.
Grafik IHSG

