BTN Mobile Menjadi “SuperPower Apps”, Begini Dampaknya bagi Kinerja
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN gencar memperkuat aplikasi BTN Mobile yang telah diperbaharui sejak 2023. Penguatan ini bertujuan untuk menjadi BTN sebagai bank transaksional dan bisa berdampak positif terhadap peningkatan dana murah nasabah.
Sejumlah fitur menarik yang mendukung berbagai macam transaksi sesuai dengan kebutuhan konsumen diperkenalkan. Penguatan tersebut tak lain untuk menjadi kan BTN Mobil sebagai “SuperPower Apps” ke depan.
Berdasarkan data perseroan, BTN Mobile berhasil menggaet 1,6 juta pengguna sejak diperkenalkan ulang dengan tampilan dan fitur baru tahun 2023 hingga semester I-2024 . Bahkan, kini jumlah pengguna mencapai 3 juta, jika digabung dengan pengguna versi lama.
Baca Juga
Kredit Bank BTN (BBTN) Rp 352 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp 1,50 Triliun Semester I-2024
Begitu juga dengan volume transaksi bertumbuh pesat. Sepanjang semester I-2024, transaksi BTN Mobile melonjak 165% year-on-year (yoy) menjadi 380 juta transaksi, dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebanyak 145 juta transaksi. Nilai transaksinya juga moncer menjadi Rp 40,8 triliun atau bertumbuh 68% yoy dari Rp 24,3 triliun.
Menariknya lagi, rata-rata nilai saldo pengguna BTN Mobile lebih tinggi, dibandingkan dengan nasabah yang belum menggunakan aplikasi tersebut. Para pengguna BTN Mobile rata-rata memiliki saldo rekening sebesar Rp 8,4 juta atau sekitar 3,6 kali lebih tinggi dibandingkan saldo nasabah yang belum menggunakan BTN Mobile, yakni Rp 2,3 juta.
Kinerja positif tersebut semakin memperkuat misi BTN untuk mengintegrasikan seluruh aplikasi digital banking-nya menjadi sebuah “SuperPower Apps” pada akhir tahun ini. Saat ini, BTN masih memiliki beberapa aplikasi digital dengan fungsi dan tujuannya masing-masing, di antaranya yaitu BTN Mobile, BTN Properti, BTN Merchant, BTN Smart Residence, Agen BTN, dan BTN Internet Banking Business.
“Tujuan BTN pada akhir 2024 yakni menargetkan integrasi semua platform digital menjadi sebuah platform SuperPower Apps,” ujar SEVP Digital Business BTN Thomas Wahyudi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia menjelaskan, dalam rangka meningkatkan customer experience untuk aplikasi integratif tersebut, perseroan akan memperkenalkan konsep baru mengenai Loyalty Engine, Chatbot atau Virtual Assistant berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Selain itu, Thomas menyebutkan, perseroan akan mengoptimalkan database pengguna seluruh platform digitalnya dengan teknologi AI dan Machine Learning, sehingga program promo yang ditawarkan akan lebih dipersonalisasikan sesuai kebutuhan nasabah. Tidak hanya itu, BTN akan memperluas basis nasabah melalui SuperPower Apps-nya dengan menarik orang Indonesia di luar negeri serta Warga Negara Asing yang tinggal di Indonesia.
Baca Juga
BTN Syariah Melesat 32%, Sumbangan kian Membesar terhadap Total Laba BTN (BBTN)
Sejumlah gebrakan tersebut merupakan langkah perseroan untuk menjadikan BTN Digital sebagai “One Stop Financial Solution” yang menjawab seluruh kebutuhan transaksi perbankan dan keuangan nasabahnya. Dengan menjadi bank transaksional, perseroan berharap terciptanya basis dana pihak ketiga secara berkelanjutan dan pendapatan berbasis komisi (fee-based income/FBI) yang dapat diandalkan.
Selama beberapa tahun ke belakang, BTN mencatat peningkatan FBI yang konsisten dari transaksi di platform digitalnya. Selama semester I-2024, nilai FBI dari transaksi perbankan mencapai Rp82 miliar, bertumbuh 15,7% yoy. Pada akhir tahun ini, BTN berharap dapat menghimpun FBI sebesar Rp191 miliar dari transaksi perbankan digital, atau naik 22,4% dari perolehan pada tahun lalu, yakni Rp 156 miliar.
Fitur Baru
Keseriusan mengembangkan BTN Mobile untuk menjadi fondasi SuperPower Apps terlihat dari langkah perseroan memperkenalkan tiga fitur baru dalam waktu dekat. Yakni fitur reksa dana, online money changer, dan top up electronic money (e-money). Thomas mengatakan, ketiganya diharapkan menjadi fitur favorit baru bagi nasabah agar mereka dapat mengelola keuangan dan bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien.
”Melalui fitur Reksadana, BTN Mobile memberikan kemudahan bagi para penggunanya dengan transaksi investasi yang aman, mudah, dan kredibel. Nasabah bisa menentukan portofolio investasi berdasarkan analisa profil risiko yang telah dilakukan,” ujar Thomas.
Baca Juga
Transaksi BTN Mobile Melesat 150%, Fitur Investasi Reksa Dana Dirilis
Sementara itu, fitur Online Money Changer memudahkan nasabah untuk menukar mata uang asing, khususnya US Dollar, dengan nilai tukar yang kompetitif. Nasabah bisa melakukan transaksi penukaran mata uang asing dan melacak riwayat transaksinya langsung dari ponsel mereka secara real time. Nantinya, nasabah dapat menggunakan fitur ini untuk mata uang lainnya.
Fitur ketiga yakni Top Up E-Money, yang dirancang agar nasabah lebih mudah melakukan top up atau penambahan saldo uang elektronik mereka melalui BTN Mobile. Transaksi ini tidak akan dikenakan tambahan biaya sehingga nasabah dapat merasa nyaman dan frekuensi penggunaan BTN Mobile dapat semakin meningkat.
Grafik Saham BBTN

