Saham Meratus (KARW) dan Fortune (FORU) Tercuan di 2024, Siapa paling Unggul?
JAKARTA, investortrust.id – PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) tercatat sebagai saham paling cuang sepanjang 2024 berjalan atau year to date (Ytd). Kenaikan dua saham ini telah lebih dari 1.000%, lalu penguatan saham mana paling pesat?
Faktor utama penguatan harga dua saham ini datang dari aksi jual mayoritas saham KARW dan FORU yang berdampak terhada perubahan kepemilikan pengendalinya. Aksi pemegang saham tersebut mendorong lompatan harga hingga transaksi saham-saham tersebut disuspensi lebih dari satu hari Bursa Efek Indonesia (BEI)dan masuk papan pemantauan khusus.
Data BEI menyebutkan penguatan paling pesat dicatatkan saham KARW dengan kenaikan dari level Rp 50 akhir tahun 2023 menjadi Rp 635 hingga penutupan perdagangan saham Jumat (12/7/2024). Dengan demikian, saham ini telah melesat sebanyak 1.170% dan tercatat saham dengan kenaikan harga paling tinggi ytd 2024. Hingga kini, saham KARW masih menghuni PPK BEI dipicu atas akuitas perseroan masih negative hingga kini.
Baca Juga
Usai Meratus CSPA Beli 80,19% Kepemilikan, Saham ICTSI Jasa Prima (KARW) Melesat 324%
Sedangkan saham FORU telah melesat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 135 menjadi Rp 1.555 atau telah melambung sebanyak 1.051%. Saham FORU resmi keluar dari PPK BEI sejak perdanganan kemarin atau Jumat (12/7/2024).
Terkait pemicu utama lompatan harga saham dua emiten ini adalah rampungnya akuisisi perubahan pengendali. Sebagaimana diketahui ICTSI Far East Ltd telah menuntaskan penjualan sebanyak 80,19% saham KARW kepada PT Saranakelola Investa pada 22 Januari 2024. Dengan demikian, Saranakelola, peruashaan Meratus, ini resmi menjadi pengendali emiten tersebut dan telah mengganti nama PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) menjadi PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW).
Begitu juga dengan FORU yang baru saja diakuisisi oleh pengendali baru IMR Asia Holding Pte Ltd dengan memborong sebanyak 77,7% saham Fortune Indonesia (FORU) dari PT Karya Citra Prima yang dikendalikan Peter Sondakh.
Baca Juga
Dihargai Hanya Rp 125 per Saham, IMR Asia Tuntaskan Akuisisi 77,7% Saham Fortune (FORU)
Dipicu lompatan harga fantastis tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai-sampai turun tangan melakukan pengawasan atas pola perdagangan saham KARW dan FORU. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, OJK melakukan pengawasan atas aktivitas perdagangan saham di BEI untuk mendeteksi apakah terjadi perdagangan saham yang tidak wajar yang melanggara ketentuan.
“Terkait saham FORU dan KARW, apabila terdapat hal-hal yang tidak wajar dalam perdagangan kedua saham tersebut, tentu saja OJK akan melakukan kegiatan-kegiatan pengawasan dengan melakukan analisis,” tegas Inarno.
Grafik Saham KARW dan FORU Ytd

