Optimisme Jelang Private Placement, Bagaimana Prospek Saham PIK2 (PANI)?
JAKARTA, investortrust.id – Rencana aksi korporasi private placement sebanyak 10% saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 menambah optismisme. Aksi ini diharapkan berimbas positif terhadap nilai aset bersih (NAV) dan kinerja keuangan keuangan ke depan.
Analis Sucor Sekuritas Niko Pandowo mengatakan, private placement sebanyak 10% saham PANI diperkirakan setara dengan Rp 7,6 triliun dengan asumsi harga Rp 4.900 per saham. Apabila dana tersebut dimanfaatkan untuk penambahan cadangan lahan dengan harga pembelian Rp 2,5 juta per meter persegi, maka NAV perseroan berpotensi bertambah Rp 27,5 triliun dengan asumsi harga jual lahan setelah dikembangkan menjadi Rp 15 juta per meter persegi.
Baca Juga
PIK2 (PANI) Umumkan Dua Keputusan Penting Pemegang Saham Ini
“Kami meyakini bahwa setiap penambahan cadangan lahan baru di PIK2 akan menambah optimisme terhadap emiten ini,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Estimasi Kinerja PANI
Sumber: Sucor Sekuritas
Sucor Sekuritas menambahkan dengan adanya penambahan cadangan lahan yang bersumber dari private placement, tidak menutup kemungkinan PANI akan menggelar penerbitan saham baru atau rights issue kembali tahun ini dengan target paling dekat November 2024.
Sentimen positif lainnya terhadap saham PANI, terang dia, datang dari rencana penyelesaian ruas tol yang menghubungkan PIK2 dengan tol bandara. Progress pengembangan ruas tersebut Kamal-Teluknaga-Rajeg berjalan sesuai ekspektasi untuk mengejar operasional awal 2025. Seksi ruas tol ini akan menghubungkan langsung CBD PIK2 ke ruas tol Sedyatmo, sehingga akses menuju lokasi akan membaik.
Baca Juga
PIK2 (PANI) akan Private Placement 10% Saham, Potensi Dana Rp 8 Triliun
“Kami menilai penguatan konektivitas ke Kawasan PIK2 akan mengerek permintaan properti di kawasan ini, apalagi Kawasan sangat dekat dengan bandara Soekarno-Hatta,” terangnya.
Tren penguatan prospek saham PANI juga terlihat dari realisasi penjualan marketing (market sales) hingga Maret 2024 catatkan pertumbuhan sebanyak 177% menjadi Rp 1,5 triliun. Angka tersebut telah merefleksikan 27% dari target tahun ini.
Baca Juga
Laba Melesat Nyaris 100% di 2023, PIK2 (PANI) Ungkap Hal Berikut
Berbagai faktor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PANI dengan target harga Rp 7.225 per saham. Target tersebut mencerminkan diskon sekitar 22% dari perkiraan NAV. Target tersebut juga mempertimbangkan pesatnya peluang pertumbuhan didukung cadangan lahan jumbo berkisar 2.000 ha, PANI tercatat sebagai pengembang properti dengan pertumbuhan paling pesat, dan bank tanah berada di lokasi paling strategis.
Target hargat tersebut juga mempertimbangkan peluang kenaikan laba bersih menjadi Rp 384 miliar tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 270 miliar. Pendapatan perseroan juga diharapkan melesat dari Rp 2,15 triliun menjadi Rp 2,92 triliun.
Grafik Saham PANI

