Permintaan Nikel akan Naik, Ifishdeco (IFSH) Genjot Produksi dan Ekspansi
JAKARTA, investortrust.id - Seiring dengan permintaan nikel dunia yang akan meningkat tahun ini, emiten pertambangan bijih nikel PT Ifishdeco Tbk (IFSH) berencana meningkatkan produksi. Perusahaan juga bakal melakukan ekspansi usaha.
“Hal tersebut seiring dengan tingginya permintaan terhadap kendaraan listrik di dunia saat ini. Perseroan melihat potensi peningkatan permintaan nikel menjadi opportunity bagi keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,” ungkap Direktur IFSH Agus Prasetyono, dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (28/3/2024).
Baca Juga
Motor Listrik Bisa Keliling Dunia, Saham Emiten Nikel dan Electric Vehicle Akan Terbang?
Banyaknya permintaan tersebut juga mendorong peningkatan target produksi bijih nikel perseroan. Pada tahun 2024, IFSH menargetkan produksi sebanyak 2.202.975 ton bijih nikel. Target produksi bijih nikel ini terus meningkat menjadi 2.247.035 ton pada 2025, dan ditargetkan tumbuh maksimal menjadi 2.291.975 ton pada tahun 2026.
Penjualan Melambung 52,6%
IFSH membukukan penjualan sebesar Rp 1,43 triliun pada tahun 2023, naik 52,6% secara yoy. Sebanyak 2,29 juta metric ton bijih nikel berhasil dijual oleh perseroan sepanjang tahun lalu, 85% dari target sebesar 2,7 juta metric ton nikel pada 2023.
Pertumbuhan produksi tersebut akan ditopang dari lahan konsesi milik Ifishdeco yang terletak di Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Total luas lahan yang dimiliki Ifishdeco adalah 2.580 hektare dan IUP Operasi/Produksi adalah 800 hektare.
Untuk menambah modal kerja dan pengembangan, IFSH berencana mengeluarkan saham baru melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Rights issue ini dilakukan dengan menerbitkan 425 juta saham baru, atau sebesar 20% dari total saham yang beredar dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham baru.
“Rencana PMHMETD ini akan dimintakan persetujuan para pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB yang akan dilaksanakan pada 30 April 2024. Ketentuan sehubungan dengan PMHMETD, termasuk harga pelaksanaan PMHMETD dan jumlah final saham akan ditentukan kemudian," ujar Direktur Ifishdeco Muhammad Ishaq.
Muhammad menjelaskan, rencana PMHMETD yang dilakukan oleh perseroan diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan, dalam rangka pengembangan usaha. "Hal ini dilakukan dengan mengundang calon investor baru, baik lokal maupun asing untuk berpartisipasi dalam investasi modal, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan," paparnya.
Baca Juga
Kendaraan Listrik Makin Populer, Intip Peluang Emiten Nikel dan EV
Adapun, seluruh dana hasil PMHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, untuk keperluan modal kerja dan pengembangan usaha erseroan. “Harapannya, PMHMETD ini dapat memperkuat struktur permodalan perseroan,” ujarnya.

