IHSG Ditutup Melambung 2,25% ke 5.030, Seluruh Sektor Saham Melambung
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/11/2026), ditutup melompat sebanyak 110,49 poin (2,25%) mencapai 5.030. Rentang pergerakan 4.919-5.072 dengan nilai transaksi Rp 8,73 triliun.
Penguatan pesat ini didukung atas kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 3,78%, sektor industry 2,81%, konsumer non primer naik 2,43%, konsumer primer naik 1,06%, sektor keuangan menguat 1,35%, sektor kesehatan naik 1,12%, energi menguat 0,38%, sektor infrastruktur naik 0,18%, sektor property naik 0,72%, dan sektor transportasi 0,05%.
Baca Juga
Hadapi Rebalancing MSCI, BEI Genjot 3 Aspek Pembenahan Pasar Modal
Sejalan dengan lompatan tersebut, saham berikut catatkan penguatan pesat, yaitu BAJA naik 34,72% menjadi Rp 194, BELL naik 34,55% menjadi Rp 74, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 32, UVCR naik 32,48% menjadi Rp 208, MSKY naik 25,93% menjadi Rp 34, BELL naik 30,91% menjadi Rp 72, AGAR naik 25% menjadi Rp 1.250, YUPI naik 24,73% menjadi Rp 1.135, dan AIMS naik 24,50% menjadi Rp 940.
Kemarin, IHSG ditutup berbalik menguat 15,48 poin (0,32%) menjadi 4.919 disertai dengan investor asing akhirnya mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 257,94 miliar, terbanyak BBCA senilai Rp 133,28 miliar, ANTM mencapai Rp 53,16 miliar, dan ASII senilai Rp 35,60 miliar.
Baca Juga
Kenaikan IHSG kemarin ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Kenaikan juga didukung saham ASII, ANTM, BRIS, hingga ICBP. Kenaikan didukung penguatan sejumlah sektor saham berikut, seperti material dasar naik 0,91%, sektor konsumer non primer naik 0,22%, dan keuangan naik 0,17%.
Adapun lima saham berhasil catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BOBA naik 34,59% menjadi Rp 214, MKNT naik 33,33% menjadi Rp 24, AIMS menguat 24,79% menjadi Rp 755, TMPO menguat 24,79% menjadi Rp 292, dan YUPI naik 24,66% menjadi Rp 910.
