Laba Atribusi Eagle High (BWPT) Melonjak 33,86% hingga September 2026, Berikut Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berhasil mempertahankan lompatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 33,86% menjadi Rp 363,36 miliar hingga September 2026, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 271,44 miliar.
Kenaikan laba bersih tersebut menjadikan laba per saham BWPT melesat menjadi Rp 11,68, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 8,72 per saham. Bandingkan dengan harga saham BWPT saat ini masih berada di level Rp 80 per saham.
Baca Juga
Sengketa Investasi Eagle High (BWPT), OJK Ungkap Transaksi Saham Tak Libatkan Emiten
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), peningkatan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan usaha yang signifikan. BWPT membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 5,39 triliun hingga September 2026, meningkat 28,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,20 triliun.
Namun kenaikan pendapatan tersebut juga diikuti peningkatan beban pokok penjualan. Beban pokok penjualan BWPT tercatat sebesar Rp 4,01 triliun, naik 31,7% dibandingkan sebelumnya Rp 3,04 triliun. Dengan demikian, laba kotor BWPT mencapai Rp 1,38 triliun, tumbuh 19,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,15 triliun.
Dari sisi operasional, BWPT mencatatkan total beban usaha sebesar Rp 363,60 miliar hingga September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 284,24 miliar. Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp 233,46 miliar. Sedangkan beban penjualan mencapai Rp 130,14 miliar.
Baca Juga
Eagle High Plantations (BWPT) Bersiap Alihkan 402,92 Juta Saham Hasil Buyback
Meski beban usaha meningkat, laba usaha BWPT tetap tumbuh 16,7% menjadi Rp 1,02 triliun, dibandingkan Rp 870,03 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Sementara itu, perseroan mencatatkan beban lain-lain bersih sebesar Rp 362,48 miliar, meningkat dibandingkan Rp 309,94 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun beban pajak bersih tercatat sebesar Rp277,48 miliar, relatif meningkat 1,1% dibandingkan Rp274,44 miliar. Alhasil, laba periode berjalan Eagle High Plantations mencapai Rp 375,51 miliar hingga 30 September 2026, dibandingkan Rp 285,65 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
