Sempat Ambruk ke Bawah 5.200, IHSG Mendadak Berbalik Menguat ke 5.344
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/10/2026), berbalik ke zona hijau dengan kenaikan 15 poin (0,29%) menjadi 5.344 hanya dalam 20 menit transaksi. Penguatan ini berbanding terbalik dengan pembukaan yang sempat anjlok lebih dari 100 poin.
Penguatan ini berbanding terbalik dengan awal transaksi, IHSG sempat dibuka jatuh lebih dari 100 poin (1,81%) menjadi 5.234. Rentang pergerkaan 5.185-5350.
Baca Juga
IHSG Dibuka Babak Belur Lebih dari 100 Poin, Saham Big Cap Kembali Jatuh
Pembalikan arah indeks terjadi setelah beberapa sektor saham mulai rebound, seperti konsumer non primer, konsumer primer, keuangan, dan kesehatan. Sebaliknya saham energi, material dasar, teknologi, dan infrastruktur masih di zona merah.
Pembalikan arah terjadi setelah saham BBRI, BMRI, TLKM, dan BBNI kembali ke zona hijau. Kenaikan juga didukung penguatan saham ANTM, BYAN, GGRM, BUKK, AALI, STTP, TEBE, hingga TINS.
Baca Juga
Timah Lagi Panas, Saham Timah (TINS) Siap Bikin Investor Ketiban Cuan Jumbo?
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan penguatan 49,47 poin (0,94%) menjadi 5.328 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 70,71 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 226,60 miliar, ANTM mencapai Rp 83,14 miliar, dan TLKM sebanyak Rp 71,86 miliar.
Terkait penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti kesehatan 3,35%, property 1,77%, infrastruktur 1,47%, konsumer primer 1,25%, konsumer non primer 1,44%, sektor energi 0,57%, sektor material dasar 0,60%, keuangan 0,71%, dan transportasi 0,17%.Sebaliknya industry turun 0,59% dan teknologi 1,12%.
Kenaikan indeks juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BREN, BBCA, TPIA, BRPT, ICBP, ITMG, dan GGRM. Saham ISAT, BNGA, dan DMAS juga catatkan kenaikan. Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham STRK naik 34,31% menjadi Rp 137, SOLA naik 33,90% menjadi Rp 79, MKNT melambung 33,33% menjadi Rp 4, IPTV naik 26,32% menjadi Rp 24, SOHO naik 24,88% menjadi Rp 1.305, BUKK naik 24,84% menjadi Rp 980, CARE naik 24,83% menjadi Rp 372, dan TRUK naik hampir 20% menjadi Rp 6.025.
