IHSG Dibuka Babak Belur Lebih dari 100 Poin, Saham Big Cap Kembali Jatuh
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/10/2026), dibuka jatuh lebih dari 100 poin (1,81%) menjadi 5.234. Penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan kejatuhan seluruh sektor saham.
Saham sektor industry dan material dasar jatuh lebih dari 2%. Penurunan juga melanda saham energi, sektor konsumer, property, infrastruktur, keaungan, transportasi, konsumer primer. Sebaliknya saham kesehatan naik tipis 0,35%.
Baca Juga
Timah Lagi Panas, Saham Timah (TINS) Siap Bikin Investor Ketiban Cuan Jumbo?
Penurunan juga dipengaruhi kejatuhan seluruh saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, hingga BRMS. Penurunan juga dipicu kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, hingga BRPT.
Meski IHSG jatuh, beberapa saham berikut berhasil melesat, yaitu saham ENAK naik 26,67% menjadi Rp 171, BUKK menguat 25% menjadi Rp 1.225, dan HALO naik 16,07% menjadi Rp 66.
Baca Juga
Presiden Prabowo: Katakan kepada MSCI, Bangsa Indonesia Tidak Takut Siapa Pun
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan penguatan 49,47 poin (0,94%) menjadi 5.328 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 70,71 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 226,60 miliar, ANTM mencapai Rp 83,14 miliar, dan TLKM sebanyak Rp 71,86 miliar.
Terkait penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti kesehatan 3,35%, property 1,77%, infrastruktur 1,47%, konsumer primer 1,25%, konsumer non primer 1,44%, sektor energi 0,57%, sektor material dasar 0,60%, keuangan 0,71%, dan transportasi 0,17%.Sebaliknya industry turun 0,59% dan teknologi 1,12%.
Kenaikan indeks juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BREN, BBCA, TPIA, BRPT, ICBP, ITMG, dan GGRM. Saham ISAT, BNGA, dan DMAS juga catatkan kenaikan. Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu saham STRK naik 34,31% menjadi Rp 137, SOLA naik 33,90% menjadi Rp 79, MKNT melambung 33,33% menjadi Rp 4, IPTV naik 26,32% menjadi Rp 24, SOHO naik 24,88% menjadi Rp 1.305, BUKK naik 24,84% menjadi Rp 980, CARE naik 24,83% menjadi Rp 372, dan TRUK naik hampir 20% menjadi Rp 6.025.
