Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada AMMN hingga SMGR
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/9/2026), berpeluang rebound setelah anjlok berhari-hari dengan rentang pergerakan 6.213-6.347. Adapun 4 saham pilihan hari ini adalah AMMN, UNVR, PGEO, dan SMGR.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di bawah MA20 dan MA5, indikator Stochastic mengindikasikan golden cross pada area deep oversold, sehingga berpeluang besar mengalami technical rebound. “Kami memperkirakan IHSG cenderung naik dengan saham pilihan AMMN, UNVR, PGEO, dan SMGR,” tulisnya.
Baca Juga
Prospek Saham Antam (ANTM) Makin Menarik, Target Harga Tembus Rp 4.900
Laju IHSG juga akan dipengaruhi indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street yang ditutup cenderung bervariasi, disebabkan oleh penurunan saham sektor keuangan diimbangi oleh kekuatan berkelanjutan di sektor teknologi dan harga minyak yang tidak banyak bergerak. Sedangkan pagi ini, mayoritas indeks Asia dibuka menguat, seperti Kospi +1.41%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham AMMN dengan target harga Rp 5.300, PGEO dengan target harga Rp 1.200, UNVR dengan target harga Rp 1.850, dan SMGR dengan target harga Rp 1.780.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 107,69 poin (1,69%) menjadi 6.277 disertai dengan pemodal asing menjual bersih (net sell) saham senilai Rp 131,72 miliar Net sell terbanyak melanda saham BBRI senilai Rp 339,42 miliar, TINS mencapai Rp 104,75 miliar, dan BBCA mencapai Rp 101,44 miliar. Kejatuhan IHSG ini dipicu pelemahan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor energi turun 2,76%, sektor industry melemah 2,31%, sektor property 2,01%, dan material dasar 1,96%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor konsumer primer 0,33%.
Baca Juga
Haji Isam Masuk Bayan (BYAN), Prospek Saham BYAN Makin Positif Usai Tambahan RKAB
Pelemahan indeks juga dipengaruhi kejatuhan beberapa saham big cap, seperti BYAN jatuh 9,71%. Penurunan juga dipicu kejatuhan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, BRPT, CDIA, hingga PTRO. Penurunan juga akibat kejatuhan saham AALI, AADI, ITMG, INDY, hingga DSNG.
Sebaliknya tiga saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), seperti FORU naik 34,35% menjadi Rp 176, BPTR menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan SAPX naik 24,50% menjadi Rp 376. Meski tak ARA, saham AGAR menguat 22,17% menjadi Rp 2.810, DFAM naik 19,57% menjadi Rp 110, dan STAR naik 15,79% menjadi Rp 440.
