Asing Mulai Agresif Borong Saham Bank Besar, BBCA dan BBRI Dibeli Rp 2,48 Triliun
JAKARTA, investortrust.id –Investor asing mulai agresif memborong saham bank-bank besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang Agustus 2026. Dua saham perbankan raksasa, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), menjadi incaran utama atau net buy.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang 1-30 Agustus 2026 mengungkap adanya aliran dana asing bersih atau net buy dua saham bank besar tersebut lebih dari Rp 2,47 triliun. Net buy saham BBCA senilai Rp1,31 triliun dan BBRI sebesar Rp1,16 triliun.
Baca Juga
Laba Sinar Mas Multiartha (SMMA) Meroket 73,4% di Semester I 2026, Berikut Penopangnya
Aksi beli jumbo tersebut menjadi sinyal menguatnya minat pemodal asing terhadap saham perbankan besar, di tengah transaksi investor asing secara keseluruhan yang membukukan pembelian bersih Rp 1,62 triliun untuk periode 1-30 Agustus 2026 di seluruh pasar.
Meski demikian, sebagian besar net buy asing sepanjang Agustus ditopang transaksi saham melalui pasar negosiasi. Sementara itu pasar reguler masih mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 2,76 triliun.
Data BEI sepanjang 1-30 Agustus 2026 mengungkap bahwa transaksi pembelian bersih (net buy) saham melalui pasar negosiasi mencapai Rp 4,35 triliun. Adapun transaksi di pasar regular masih mengalami penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,76 triliun.
DSSA Dominai Negosiasi
Net buy saham di pasar negosiasi ditopang adanya crossing jumbo saham DSSA mencapai Rp 4,06 triliun dari pemodal local ke pemodal asing. Transaksi lainnya berasal dari net buy saham SMMA Rp 363,72 miliar dan APIC senilai Rp 279,33 miliar melalui pasar negosiasi. Sedangkan net sell saham terbanyak di pasar negosiasi disumbangkan GOTO mencapai Rp 492,56 miliar, SINI mencapai Rp 456,30 miliar, dan VKTR mencapai Rp 300 miliar.
Baca Juga
Laba Alamtri Resources (ADRO) Melonjak 68,87% di Semester I-2026, Nilainya Segini
Sementara itu, net buy saham di pasar regular terbanyak disumbangkan Rp 1,31 triliun dan BBRI sebesar Rp 1,16 triliun. Saham TINS mencapai Rp 814,91 miliar, ANTM mencapai Rp 533,85 miliar, BRPT sebanyak Rp 254,88 miliar, dan ICBP mencapai Rp 240,09 miliar.
Adapun beberapa saham yang diobral jumbo melalui pasar regular pekan ini, yaitu TPIA dengan net sell Rp 1,31 triliun, ASII mencapai Rp 768,93 miliar, ISAT mencapai Rp 632,86 miliar, TLKM sebanya Rp 438,29 miliar, dan EMAS mencapai Rp 411,85 miliar.
