Samsung Masuk Lebih Dalam ke Industri Kripto Lewat Dukungan Stablecoin di Wallet
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Samsung mengumumkan dukungan terhadap stablecoin di layanan Samsung Wallet dalam ajang Galaxy Unpacked 2026, menandai langkah baru perusahaan dalam memperluas ekosistem aset digital di perangkat Galaxy.
Melalui pembaruan tersebut, pengguna Samsung Wallet nantinya dapat menggunakan stablecoin, termasuk USD Coin (USDC), berdampingan dengan metode pembayaran konvensional. Dengan demikian, Samsung Wallet tidak lagi hanya berfungsi sebagai dompet digital untuk kartu pembayaran, tetapi juga mulai mengakomodasi aset digital berbasis blockchain.
Dukungan terhadap USDC menjadi fitur utama yang diperkenalkan dalam pembaruan ini. Stablecoin yang dipatok terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tersebut memungkinkan pengguna menyimpan dan menggunakan aset digital dengan nilai yang relatif stabil.
Pengembangan Samsung Wallet juga diperkuat melalui ekosistem yang melibatkan Galaxy Card yang diterbitkan Barclays di Amerika Serikat, serta kemitraan Samsung dengan Circle, penerbit USDC, dan bursa kripto Coinbase.
Baca Juga
Upbit Indonesia Perluas Literasi Blockchain dan Web3 Lewat Edukasi di Ambon
Langkah tersebut melanjutkan strategi Samsung dalam memperluas keterlibatan di industri aset digital. Sebelumnya, perusahaan telah mengeksplorasi pengembangan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan menghadirkan berbagai fitur pendukung aset kripto pada lini perangkat Galaxy.
Meski demikian, Samsung belum mengungkapkan jadwal peluncuran resmi fitur tersebut. Perusahaan juga belum memberikan rincian mengenai negara yang akan memperoleh akses pertama, jaringan blockchain yang didukung, biaya transaksi, maupun kemungkinan penambahan stablecoin selain USDC.
Baca Juga
JPMorgan, Citigroup hingga Bank of America Siapkan Jaringan Blockchain untuk Lawan Stablecoin
Keterbatasan regulasi di sejumlah negara diperkirakan akan memengaruhi implementasi awal layanan tersebut. Pasar Amerika Serikat disebut berpotensi menjadi wilayah pertama yang menerima fitur dukungan stablecoin di Samsung Wallet.
Dengan pembaruan ini, Samsung memperluas fungsi Samsung Wallet menjadi platform yang tidak hanya mendukung pembayaran digital konvensional, tetapi juga penggunaan aset digital berbasis stablecoin dalam satu aplikasi.
