Sucor Sekuritas Siapkan Dua IPO Saham Semester II-2026, Intip Emitennya dan Target Dana
JAKARTA, investortrust.id – PT Sucor Sekuritas menyiapkan dua perusahaan untuk melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester II-2026. Kedua calon emiten tersebut berasal dari sektor teknologi dan media.
Direktur Utama Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya mengatakan, perseroan masih mengkaji waktu yang tepat bagi kedua perusahaan tersebut untuk melantai di BEI pada paruh kedua tahun ini.
"Di pipeline second half, ada beberapa emiten dari sektor teknologi dan juga sektor media, tapi nanti saya belum bisa review lebih dalam lagi," kata Bernadus usai seremoni pencatatan saham perdana PT Niramas Utama Tbk (JELI) di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga
Saham JECX Dibuka Langsung ARA pada Debut Perdana BEI, Naik 24,8% dari Harga IPO
Menurut Bernadus, calon emiten yang ditangani Sucor Sekuritas memiliki kapitalisasi pasar minimal Rp 200 miliar dengan potensi mencapai lebih dari Rp1 triliun. Aktivitas IPO pada semester II-2026 optimistis lebih semarak dibandingkan semester pertama.
Menurutnya, keberhasilan sejumlah emiten baru dengan fundamental yang baik menjadi katalis positif bagi perusahaan lain untuk menghimpun dana melalui pasar modal.
"Kalau menurut pandangan saya, semester II ini akan cenderung lebih menarik dibandingkan dengan semester I. Kenapa? Karena tentu saja kita sudah melihat di era kepemimpinan OJK yang baru under Ibu Frederica Widyasari Dewi OJK, dan Pak Jeffrey Hendrik BEI, sudah ada perusahaan-perusahaan yang melantai di bursa, dan Puji Tuhan secara fundamental bagus-bagus," ujarnya.
Baca Juga
Vikram Sinha Lanjut Pimpin Indosat, Targetkan EBITDA Naik 2 Kali Lipat
Bernadus menegaskan Sucor Sekuritas menerapkan seleksi ketat dalam memilih calon emiten. Selain memiliki fundamental yang kuat, perusahaan juga harus menawarkan valuasi yang kompetitif dibandingkan perusahaan sejenis.
"Tentu saja kita harus lihat fundamental, apakah sudah cukup bersaing atau tidak. Kalau tidak bersaing, tentu saja minat investor akan kurang. Kita juga harus cek valuasi dan peers comparison, itu penting banget," katanya.
Baca Juga
IHSG Sesi I Naik 0,46%, Empat Saham ARA Dipimpin LAND hingga JECX
Ia menambahkan, keberhasilan IPO PT Niramas Utama Tbk (JELI) didukung valuasi yang menarik serta posisi perusahaan sebagai market leader di segmen produk jelly dan snack. Pada hari pertama perdagangan di BEI, Selasa (7/7/2026), saham JELI melonjak 25% hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA) di level Rp1.125 per saham.
Minat investor terhadap IPO JELI juga sangat tinggi, tercermin dari oversubscription 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi 630.491 investor, menjadikannya salah satu IPO dengan jumlah investor ritel terbesar di pasar modal Indonesia sepanjang 2026.
Selanjutnya, Sucor Sekuritas dijadwalkan kembali mengantarkan PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) untuk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026.
