Sukses Raup Pendanaan Berkelanjutan Global US$ 500 Juta, Japfa (JPFA) Ungkap Kiat Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berhasil mengakses pendanaan berkelanjutan global senilai US$ 500 juta, seiring dengan kemampuan mengintegrasikan kajian ilmiah secara formal ke dalam strategi keuangan perusahaan.
Pendanaan tersebut terdiri atas Sustainability-Linked Bond (SLB) senilai US$ 350 juta yang diterbitkan pada 2021 dan Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai US$ 150 juta pada 2025.
Baca Juga
Menkeu Jelaskan Potensi Pencucian Uang dalam Pembelian Obligasi Danantara
Director and Chief Financial Officer Japfa Ltd Kevin Monteiro menjelaskan, kajian menyeluruh Life Cycle Assessment (LCA) di JAPFA menjadi landasan strategis dalam mengakses berbagai instrumen pembiayaan berkelanjutan global. Pengalaman tersebut dipaparkan dalam sesi panel bertajuk “Science-Based Sustainable Finance” pada Konferensi Social Life Cycle Assessment (S-LCA) di Bogor, baru-baru ini.
Menurut Kevin, pendekatan tersebut semakin menegaskan posisi JAPFA sebagai pelopor di sektor perunggasan Indonesia yang menerapkan evaluasi ilmiah komprehensif untuk mengukur dampak lingkungan di seluruh rantai produksinya.
“Pendekatan ini semakin menegaskan posisi Japfa sebagai pelopor di sektor perunggasan Indonesia yang menerapkan evaluasi ilmiah komprehensif untuk mengukur dampak lingkungan di seluruh rantai produksinya,” ujar Kevin, dikutip Selasa (23/6/2026).
Baca Juga
Antonius Herman Azwar Resmi Jadi Direktur Utama KPEI Periode 2026-2030
Manajemen JAPFA menilai, seiring berkembangnya praktik keuangan berkelanjutan di tingkat global, investor, pemegang obligasi, dan lembaga perbankan semakin mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial dalam pengambilan keputusan investasi.
Di sisi lain, institusi keuangan juga menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk memastikan bahwa inisiatif keberlanjutan yang mereka biayai benar-benar kredibel dan memberikan dampak nyata.
