Target Harga Saham Japfa Comfeed (JPFA) Dikerek 45%, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id – RHB Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dengan target harga lebih tinggi menjadi Rp 2.650 dari sebelumnya Rp 2.100 per saham atau naik 45%.
Dalam catatan riset RHB Sekuritas dikutip Minggu, (3/11/2024), kenaikan revisi target harga tersebut didorong oleh dinamika penawaran-permintaan yang lebih seimbang untuk ayam broiler dan anak ayam berumur satu hari (day old chicken/DOC) yang mendukung harga unggas.
“Selain itu, juga target harga baru ini ditopang oleh langkah-langkah manajemen pasokan dan permintaan akhir tahun yang lebih tinggi secara musiman,” kata riset tersebut.
Baca Juga
Target Kinerja dan Saham Japfa (JPFA) Direvisi Naik, Potensi Cuan makin Pesat
Dalam pandangan RHB Sekuritas, upaya dari berbagai pemangku kepentingan untuk menstabilkan harga ayam broiler bersama dengan pasokan lebih rendah yang diantisipasi pada tahun 2025 harus berdampak positif pada sektor ke depan.
Sektor ini dinilai akan mendapat manfaat dari musim akhir tahun, yang biasanya meningkatkan konsumsi dan harga ayam broiler.
Di awal September 2024, Kementerian Pertanian menetapkan harga minimum Rp 20.000 per kilogram (kg) untuk ayam hidup dengan berat 1,6-2kg di daerah utama. “Kami melihat para pemangku kepentingan melakukan upaya untuk menstabilkan harga ayam broiler,” urainya.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan JPFA mencatatkan laba bersih Rp 2,09 triliun pada kuartal III-2024 atau melesat 123,6% dari Rp 937,25 miliar di periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga
Pemulihan Berlangsung, Saham Japfa Comfeed (JPFA) Direkomendasikan Beli
Selain laba bersih, kinerja penjualan bersih JPFA kuartal III-2024 tercatat sebesar Rp 41,27 triliun atau naik 9,3% dari periode kuartal III-2023 sebesar Rp 37,76 triliun.
Grafik Harga Saham JPFA secara Ytd 2024:

