Bekasi Fajar (BEST) Balik Untung di Kuartal I-2026, Pendapatan Melonjak 100%
CIKARANG, investortrust.id – PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) mencatat pendapatan sebesar Rp90 miliar pada kuartal I-2026, meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp45 miliar.
Peningkatan pendapatan tersebut ditopang oleh kontribusi penjualan lahan serta pertumbuhan pendapatan berulang dari aktivitas dan layanan kawasan industri.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, BEST juga berhasil membalikkan kinerja menjadi laba bersih sebesar Rp 9 miliar pada kuartal I-2026. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih membukukan rugi bersih Rp33 miliar.
Baca Juga
Didit Prabowo Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Pertemuan Digelar Tertutup
Perbaikan kinerja tersebut turut mendorong margin laba bersih meningkat dari negatif 73% pada kuartal I-2025 menjadi positif 10% pada kuartal I-2026.
Head of Corporate Finance & Investor Relations BEST Rika Mandasari mengatakan capaian pada awal 2026 mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjaga pertumbuhan pendapatan berulang, mengelola biaya secara disiplin, serta mempertahankan penjualan lahan.
“Perbaikan kinerja pada awal tahun 2026 mencerminkan keberhasilan perseroan yang disiplin dalam menjaga pendapatan berulang, serta mengolah biaya secara disiplin dan juga terus mempertahankan kinerja penjualan lahan,” ujar Rika dalam konferensi pers di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga
Jeffrey Hendrik Resmi Jadi Dirut BEI 2026-2030, Intip Rekam Jejak 30 Tahun di Pasar Modal
Selain pendapatan yang tumbuh signifikan, BEST mencatat peningkatan profitabilitas. Laba kotor naik menjadi Rp58 miliar pada kuartal I-2026 dibandingkan Rp25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Margin laba kotor juga meningkat dari 56% menjadi 65%, mencerminkan efisiensi operasional yang lebih baik.
Pada tingkat operasional, perseroan membukukan EBITDA positif sebesar Rp31 miliar pada tiga bulan pertama 2026. Capaian tersebut membaik dibandingkan posisi EBITDA yang masih negatif pada kuartal I-2025.
Ke depan, BEST akan tetap fokus meningkatkan penjualan lahan, memperkuat sumber pendapatan berulang, mengoptimalkan profitabilitas, serta menjaga posisi keuangan yang sehat.
“Ke depan perseroan akan terus berupaya meningkatkan penjualan lahan, pendapatan berulang, optimalisasi profitabilitas, serta penguatan posisi keuangan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham,” kata Rika.

