IHSG Dibuka Melesat 1,49%, saham DATA dan BUKK Naik hingga ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/6/2026), dibuka melambung sebanyak 91 poin (1,49%) menjadi 6.347. Kenaikan sejalan dengan penguatan mayoritas pasar saham Asia.
Kenaikan tersebut ditopang seluruh sektor saham dengan tertinggi saham sektor material dasar naik 2,48%, sektor energi 1,14%, sektor konsumer primer 1,16%, sektor konsumern non primer 1,05%, dan keuangan sebanyak 1%.
Baca Juga
Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Kenaikan juga didukung sahamAMMN, EMAS, dan ANTM. Sedangkan auto reject atas (ARA melanda saham DATA 24,86% menjadi Rp 2.260 dan BUKK naik 24,70% menjadi Rp 1.565.
Sebelumnya, IHSG ditutup melesat sebanyak 247,31 poin (4,12%) menjadi 6.254. Investor asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 105,87 miliar. Sebaliknya net buy terbanyak melanda saham saham BMRI mencapai Rp 543,09 miliar, TPIA senilai Rp 396,10 miliar, dan BBCA mencapai Rp 204,83 miliar.
Baca Juga
Saham ISAT dan EXCL Jadi Unggulan di Tengah Awal Siklus Investasi 5G, Bagaimana Prospeknya?
Penguatan ini ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 7,26%, sektor keuangan 5,23%, sektor industri 4,51%, sektor konsumer primer 3,86%, sektor konsumer non primer2,73%, sektor infrastruktur 2,93%, dan sektor energi 2,35%.
Kenaikan pesat tersebut juga ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham AMMN menguat 9,57%, BBCA naik 5,91%, BBRI naik 4,91%, BBNI naik 6,74%, dan BMRI naik 7,14. Kenaikan juga didukung penguatan seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA, BREN, BRPT, CUAN, CDIA, dan PTRO.
