IHSG Dibuka Melambung 2,94%, Saham Big Cap Dipimpin BBCA Kembali Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/6/2026), dibuka melambung sebanyak 174 poin (2,94%) menjadi 6.184. Lompatan sejalan dengan kenaikan hampir seluruh pasar saham Asia.
Kenaikan ditopang kenaikan saham material dasar 3,73%, energi 1,99%, inustri 1,67%, konsumer primer 1,66%, keuangan 1%, infrastruktur 1,37%, dan properti 1,49%.
Baca Juga
Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari Ini, Ada BRMS hingga CUAN
Lompatan juga didukung kenaikan saham big cap ini, seperti saham AMMN, PANI, TKIM, BBRI, BMRI, BBCA, dan BBNI. Kenaikan juga didukung saham emiten Prajogo Pangestu, seperti TPIA, BREN, dan DSSA.
Pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melesat sebanyak 412,89 poin (7,38%) menjadi 6.007 pekan ini. Kenaikan indeks pekan ini ditopang lompatan harga saham big cap, khususnya BBCA dengan penguatan 16,75% dan BMRI dengan kenaikan 9,38%. Kenaikan juga ditopang penguatan harga saham SMMA, DSSA, BREN, BBRI, BRPT, BBNI, TPIA, dan MORA.
Baca Juga
Dow Futures Melonjak Hampir 350 Poin Dipicu Sentimen Kesepakatan Damai AS-Iran
Penguatan IHSG tersebut juga didukung kenaikan hampir seluruh sektor saham, tertinggi kenaikan melanda saham sektor keuangan 9,67%, sektor energi 9,21%, sektor transportasi 9,12%, sektor industri 7,60%, dan sektor material dasar 6,41%.
Meski IHSG mencatatkan rekor kenaikan mingguan, pemodal asing terpantau masih melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 5,98 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan net sell saham pekan sebelumnya senilai Rp 7,38 triliun.
