IHSG Dibuka Melesat 1,55%, Saham Big Cap Kembali Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/6/2026), melesat sebanyak 90 poin (1,55%) menjadi 5.838 hanya dalam 10 menit transaksi dibuka. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan pasar Asia yang alami pelemahan.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor consumer primer, energi, industry, teknologi, keuangan, property, dan infrastruktur. Sisanya catatkan penurunan.
Baca Juga
Usai Harga Jatuh 55%, Saham Ifishdeco (IFSH) Akhirnya Disuspensi
Kenaikan tersebut juga sejalan dengan penguatan sejumlah saham big cap, seperti BRPT, BREN, TPIA, BBRI, BBCA, BMRI, hingga BUVA. Kenaikan juga melanda saham DSSA, CUAN, hingga AMMN.
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 404 poin (7,57%) ke 5.722 disertai dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 2,44 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 490,46 miliar, BBRI sebanyak Rp 476,87 miliar, dan BMRI senilai Rp 267,76 miliar.
Kenaikan ini dipicu lompatan seluruh sektor saham, seperti sektor energi dan material dasar menguat lebih dari 9%. Sektor industry menguat 8,55%, sektor keuangan naik 7,13%, sektor infrastruktur naik 7,37%, dan kenaikan terendah dicatatkan sektor property 2,36%.
Baca Juga
Valuasi Saham Bank Dinilai Terlalu Murah, Potensi Upside masih Besar
Penguatan tersebut ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu TPIA, BRPT, CUAN, BREN, CDIA, dan PTRO melesat. Kenaikan pesat juga melanda saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Beberapa saham cetak kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BABY menguat 34,62% menjadi Rp 140, AHAP naik 34,48% menjadi Rp 78, CTTH naik 34,38% menjadi Rp 129, SGRO naik 25% menjadi Rp 2.800, dan TRIN naik 25% menjadi Rp 430.

