Saham Bank Perkasa Dimotori BBNI dan BBCA, Intip Kembali Target Harga Ini
JAKARTA, investortrust.id – Saham emiten perbankan kembali jawara pada perdagangan intraday sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/6/2026). Kenaikannya berimbas terhadap lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG).
Berdasarkan data BEI hingga pukul 10.40 WIB, saham BBCA melesat 5,34% menjadi Rp 5.425, saham BBNI menguat 8,26% menjadi Rp 3.540, BMRI naik 1,71% menjadi Rp 4.160, dan BBRI menguat sebanyak 2,15% menjadi Rp 2.850.
Baca Juga
Rupiah Menguat ke Bawah Rp 18.000, Pelemahan DXY dan Kenaikan BI Rate Jadi Penopang
Kenaikan juga melanda saham BBTN sebanyak 2,13% menjadi Rp 1.200, BRIS naik 0,82% menjadi Rp 1.855, dan BNGA naik 1,64% menjadi Rp 1.545. Penguatan tersebut menjadikan penguatan sektor keuangan mencapai 2,10%. Adapun IHSG naik 1,52% menjadi Rp 5.832.
Terkait target harga sejumlah saham bank, BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya mengungkap bahwa saham bank saat ini masih ditransaksikan di bawah valuasi. Oleh karena itu, BRI Danareksa Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli sejumlah saham perbankan, seperti saham BBCA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 10.900.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham BBNI dengan target harga Rp.4700, saham BMRI direkomendasikan beli dengan target harga Rp 6.200, BBTN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.500, dan BRIS direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.100.
Sedangkan MNC Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 4.050. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PBV tahun 2026-2027 sekitar 1,9-1,8 kali. Target harga tersebut juga mempertimbangkan pertumbuhan kuat laba bersih perseroan.

