Perusahaan Kripto FalconX Siapkan IPO, Gandeng Bankir Wall Street
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Perusahaan perdagangan kripto asal Amerika Serikat (AS) FalconX mengajukan draft pernyataan pendaftaran S-1 kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Pernyataan itu sebagai langkah awal menuju penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Melansir Coindesk, Jumat (29/5/2026) FalconX juga telah menunjuk sejumlah bankir Wall Street, termasuk Cantor, untuk memberikan nasihat terkait rencana pencatatan saham perusahaan.
Meski demikian, IPO FalconX diperkirakan belum akan berlangsung dalam waktu dekat. Sumber tersebut menyebut pencatatan saham kemungkinan baru dilakukan pada akhir 2026 dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang masih bergejolak.
FalconX maupun Cantor hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait kabar tersebut.
FalconX merupakan perusahaan pialang dan perdagangan aset digital yang melayani investor institusi seperti hedge fund, manajer aset, dan market maker. Berdiri pada 2018, perusahaan menyediakan layanan eksekusi perdagangan, akses likuiditas, kredit, hingga kliring aset digital.
Baca Juga
Optimistis pada Pemulihan Pasar Kripto, Blockchain.com Siap-siap IPO
Pada Juni 2022, FalconX memperoleh pendanaan Seri D sebesar US$150 juta yang mendorong valuasi perusahaan mencapai US$8 miliar.
Industri kripto sebelumnya memasuki 2026 dengan optimisme tinggi terhadap pasar IPO setelah keberhasilan pencatatan saham sejumlah perusahaan aset digital pada 2025, termasuk Circle dan Bullish. Namun, pelemahan kondisi pasar, turunnya volume perdagangan, serta performa pasca-IPO yang kurang memuaskan dari beberapa emiten kripto membuat antusiasme investor mulai mereda.
Baca Juga
Sejumlah perusahaan kripto besar seperti Kraken, Consensys, Ledger, dan Grayscale dilaporkan menunda rencana IPO sambil menunggu kondisi pasar membaik.
Di sisi lain, beberapa perusahaan masih melanjutkan langkah menuju pasar modal. Blockchain.com pekan lalu dikabarkan juga telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia ke SEC.
Selain itu, perusahaan tokenisasi aset Securitize telah menyepakati merger dengan Cantor Equity Partners II, perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC) yang tercatat di Nasdaq.

