Saham Big Bank Terbang, IHSG Akhirnya Ditutup Melesat 1,15%
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/5/2026), ditutup melesat sebanyak 81,85 poin (1,15%) menjadi 7.174. Rentang pergerakan 7.092-7.207 dengan nilai transaksi Rp 19,37 triliun.
Penguatan pesat indeks kali ini ditopang lompatan harga saham big bank, seperti BBCA naik 4,62% menjadi Rp 6.225, BBRI naik 4,75% menjadi Rp 3.310, BMRI naik 2,88% menjadi Rp 4.640, dan BBNI naik 3,92% menjadi Rp 3.980. Kenaikan juga ditopang saham emiten Sinarmas, yaitu MORA dan DSSA.
Baca Juga
Saat Pasar Berubah, Reksa Dana Pasar Uang Jadi Tempat Bertahan
Kenaikan juga ditopang penguatan sejumlah sektor saham, sepeti sektor keuangan, sektor infrastruktur, sektor industry, consumer non primer, consumer primer, dan sektor kesehatan. Pelemahan melanda sektor energi, material dasar, dan transportasi.
Adapun saham emiten Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama indeks hari ini dipicu atas kejatuhan seluruh sahamnya. Di antaranya, saham TPIA anjlok 10,20%, saham BREN melemah 5,81%, BRPT turun 5,68%, dan CUAN jatuh 4,03%.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DPUM naik 35% menjadi Rp 162, ESIP naik 34,15% menjadi Rp 220, NATO naik 25% menjadi Rp 775, DEPO naik 25% menjadi Rp 320, ALKA naik 24,79% menjadi Rp 730, dan MORA naik 19,62% menjadi Rp 6.250.
Baca Juga
Ramai 'Homeless Media' Bantah Jadi Mitra Pemerintah, INMF Sebut Masih Petakan Ekosistem
Kemarin, IHSG ditutup naik 35,36 poin (0,50%) menjadi 7.092 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 482,07 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BMRI senilai Rp 188,91 miliar, BRPT mencapai Rp 121,55 miliar, dan BBCA mencapai Rp 90,46 miliar.
Kenaikan indeks kemarin ditopang penguatan sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor material dasar 1,91%, sektor consumer non primer 1,42%, sektor teknologi 1,21%, sektor property 0,99%, dan sektor infrastruktur 0,40%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan dan kesehatan.
Di tengah penguatan tersebut, saham berikut catatkan lompatan harga, yaitu saham DEFI naik 34,23% menjadi Rp 200, RICY naik 34,04% menjadi Rp 126, PYFA naik 25% menjadi Rp 380, ABDA menguat 24,93% menjadi Rp 4.760, TALF naik 24,63% menjadi Rp 119, dan MLPT naik 19,95% menjadi Rp 24.500.

