BI Pastikan Jaga Stabilitas Kurs Rupiah Saat Libur Lebaran
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan, bank sentral akan menjaga stabilitas rupiah saat masa libur panjang Lebaran 2026.
"Sebagai langkah antisipasi terhadap gejolak pasar global yang meningkat akibat konflik Timur Tengah, Bank Indonesia memastikan akan menjaga stabilitas rupiah sepanjang libur Lebaran 2026," kata Destry dalam keterangan resminya, Kamis (18/3/2026).
Destry menjelaskan bahwa meskipun pasar keuangan domestik tutup selama libur Lebaran, perdagangan rupiah di pasar luar negeri tetap berjalan. Kondisi dan fluktuasi dolar Amerika Serikat (AS) di pasar luar negeri dapat berdampak pada ekonomi Indonesia.
Destry menegaskan bahwa BI akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat Ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.
"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yg diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional," ucap dia.
Baca Juga
Dipantau dari papan data Bloomberg, harga minyak dunia Brent telah mencapai US$ 112 per barel pada pukul 09.09 WIB. Kondisi ini mengerek penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang termasuk rupiah.
Rupiah terpantau melemah 0,25% ke posisi Rp 16.979 per US$. Selain rupiah, mata uang yang terdampak penguatan dolar AS yaitu rupee India (-0,28%), ringgit Malaysia (-0,44%), dan peso Filipina (-0,97%).
Sebelumnya diberitakan, Bank Indonesia (BI) memastikan tetap bekerja meski pasar uang dalam negeri libur selama sepekan untuk menyambut libur Nyepi dan Idulfitri 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan memantau perkembangan nilai tukar di pasar offshore.
“Jadi kita pastikan Bank Indonesia tetap berada di pasar, tidak hanya dalam negeri, tapi juga around the clock, around the world, untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, saat paparan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Maret, yang digelar daring, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga
BI Akan Patroli Jaga Rupiah Saat Lebaran, 'Around the Clock Around the World'
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti menjelaskan pada saat liburan panjang ini yaitu terus berjaga-jaga. Meski pasar domestik tutup, pasar non delivery forward (NDF) tetap buka.
“Walaupun kita Lebaran libur, tapi kami di BI akan terus bekerja sama dengan BI New York terus melakukan pemantauan,” kata Desty.

