Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 12,8 T untuk Jaga daya Beli Periode Lebaran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 12,83 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung mobilitas selama periode Lebaran 2026. Stimulus tersebut mencakup berbagai diskon transportasi serta bantuan sosial.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, stimulus disiapkan dengan menyesuaikan kondisi perekonomian Indonesia saat ini.
“Dalam waktu dekat kami memperkenalkan paket stimulus yang mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia. Kami telah menyiapkan Rp 12,83 triliun untuk mendukung daya beli dan mobilitas masyarakat,” kata Airlangga dalam ajang Indonesia Economic Summit 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Airlangga turut menyampaikan, pemerintah memberikan sejumlah insentif transportasi selama periode Hari Raya Idulfitri 1447 H. Diskon diberikan untuk berbagai moda transportasi, khususnya angkutan umum.
Dikatakan Menko Airlangga, diskon tiket pesawat diberikan hingga sekitar 16%. Insentif tersebut antara lain berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat yang ditanggung pemerintah, khusus untuk penerbangan kelas ekonomi dan rute domestik.
Selain itu, lanjut dia, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) memberikan airport tax sebesar 50%. Diskon juga diberikan pada harga avtur.
Untuk moda transportasi laut dan kereta api, pemerintah memberikan diskon sebesar 30%. “Untuk jalan tol, diskonnya sampai dengan 20%,” ujar Airlangga.
Airlangga menambahkan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mendukung kelancaran mobilitas selama periode tersebut. Regulasi WFA saat ini sedang disusun oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Baca Juga
Jelang Idulfitri, Pemerintah Akan Tebar Stimulus Sambil Jaga Inflasi
Terkait waktu pemberlakuan diskon transportasi di periode Angkutan Lebaran 2026, Airlangga mengatakan jadwal resmi akan diumumkan kemudian. “Nanti ada jadwalnya akan diberikan, karena transportasi bisa dipesan secara online melalui website penerbangan, kereta api, maupun kapal laut, nanti akan diumumkan,” jelas dia.
Airlangga juga memastikan besaran PPN yang ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat sama dengan kebijakan di periode sebelumnya.
Sementara itu, anggaran khusus untuk diskon transportasi publik diperkirakan sekitar Rp 200 miliar. Selain itu, kata Airlangga, pemerintah menyiapkan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram (kg) selama dua bulan serta Minyakita untuk dua bulan dengan total anggaran sekitar Rp 12 triliun.
“Kalau anggarannya, relatif untuk diskon sekitar Rp 200-an miliar. Sedangkan satu lagi bansos (bantuan sosial) berupa beras 10 kg untuk dua bulan, ditambah 'Minyakita' untuk dua bulan, besarannya sekitar Rp 12 triliun,” tutur Menko Perekonomian.

