Jelang Idulfitri, Pemerintah Akan Tebar Stimulus Sambil Jaga Inflasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah akan menebar stimulus untuk mendukung daya beli masyarakat pada masa Idulfitri 2026. Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan beberapa program diskon tarif transportasi untuk masyarakat pada periode libur lebaran tahun ini.
“Beberapa program telah dipersiapkan, termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan jalan ton. Itu sudah disiapkan,” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial baik itu beras maupun minyak goreng.
“Kita sedang siapkan juga,” kata dia.
Selain membahas sejumlah stimulus ekonomi, Airlangga dan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih bertemu untuk membahas inflasi. Dalam pertemuan tersebut hadir Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Sekretariat Kabinet (Setkab) Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung.
“Tadi kesimpulannya, pemerintah terus menjaga agar inflasi sesuai dengan target APBN yaitu 2,5% plus minus 1%” ujar dia.
Pemerintah, kata Airlangga, melihat volatile food terutama makanan yang akan dijaga dalam kisaran 3%-5%. Airlangga mengatakan Tito juga mendorong agar koordinasi antardaerah dan pusat terjaga.
Baca Juga
Bos Toyota: Industri Otomotif Perlu Stimulus Jangka Panjang, Bukan Insentif Sesaat
“Terutama untuk pengadaan pasokan pangan antarwaktu dan antarwilayah, dan peningkatan produktivitas, dan pembiayaan,” jelas dia.
Airlangga mengatakan pembahasan juga membahas mengenai kelancaran logistik untuk beberapa komoditas seperti bawang merah, putih, dan beras.
“Kemudian logistik pangan dengan fasilitas antarwilayah dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan,” ucap dia.
Dari sisi administered price, pemerintah akan menjaga harga berbagai bahan pangan.
“Pemerintah juga terus mendorong di daerah bencana, untuk dukungan infrastruktur logistik,” kata dia.

