Kemendagri Imbau Kepala Daerah Manfaatkan TPAKD untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengimbau para kepala daerah di Tanah Air agar memanfaatkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus dalam acara Rapat Koordinasi Nasional TPAKD 2025 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
"Kepala daerah dapat melihat potensi daerahnya atau usaha unggulan daerah yang telah berhasil dan mengkolaborasikan dengan program pembiayaan melalui TPAKD," ujar Akhmad.
Akhmad menjelaskan, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pola amati, tiru dan modifikasi alias ATM dari daerah yang telah berhasil melaksanakan TPKAD. Menurut Akhmad, TPAKD mempunyai model pembiayaan dan keuangan yang telah diuji.
"Selanjutnya provinsi agar melakukan pembinaan kepada kebupaten dan kota dalam menyelaraskan program TPAKD yang berdaya guna bagi masyarakat dan perekonomian," ungkap Akhmad.
Lebih lanjut, Akhmad pun membeberkan sejumlah daerah yang telah berhasil menerapkan TPAKD. Di antaranya adalah Sumatera Selatan dengan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), dan mendapatkan rekor MURI rekening disabilitas terbanyak.
Kemudian, Kalimantan Barat dengan program Ayo Cerdas Berinvestasi dengan 352.287 investor. Lalu, Kebupaten Langkat dengan program skema pengembangan perkebunan jagung rakyat (Sejagat) dengan total pembiayaan sebesar Rp 805 miliar, dan Kota Banjarmasin dengan program kredit pembiayaan melawan rentenir.
"Dan kami yakin bahwa pemerintah daerah juga telah melakukan hal yang sama," kata Akhmad.
Di sisi lain, Akhmad mengharapkan agar kepala daerah dapat melanjutkan dan meningkatkan komitmen bersama untuk berkinerja lebih baik dalam memberikan pelayanan publik dengan bertata kelola yang baik.
"Selanjutnya, saya berharap pada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, Tim Pengendali Inflasi Daerah, Tim Perluasanan Percepatan Digitalisasi Daerah, agar dapat berkolaborasi dan secara bersama-sama membentuk suatu program yang nyata sehingga pencapaiannya akan lebih maksimal dan terarah serta terukur untuk masyarakat," jelas Akhmad.

