Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2025, Pemerintah Fokus Dorong Konsumsi Rumah Tangga
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menyebut pemerintah akan melakukan berbagai macam program untuk meningkatkan daya beli masyarakat sehingga tingkat konsumsi rumah tangga tetap terjaga. Konsumsi rumah tangga sejauh ini diyakini masih menjadi penyokong utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal III dan IV-2025.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moergiarso menjelaskan, perrtumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025 yang sebesar 5,12%, sebesar 55% dikontribusi dari konsumsi rumah tangga. Untuk itu, pemerintah menaruh perhatian besar pada komponen pendukung pertumbuhan ekonomi tersebut.
"Beberapa program ke depan pemerintah pasti akan betul-betul menjaga konsumsi domestik, konsumsi rumah tangga, konsumsi dalam negeri. Sektor ini akan jadi perhatian utama pemerintah," ucap Susi pada acara Indonesia Shopping Festival 2025 di Lippo Mal Nusantara, Jakarta, Kamis, (14/8/2025).
Baca Juga
Susi mengungkapkan, sumbangsih konsumsi rumah tangga sebesar 55% terhadap pertumbuhan ekonomi dikarenakan pada periode tersebut pemerintah memberikan berbagai macam stimulus ekonomi untuk meningkatkan permintaan, serta penguatan daya beli masyarakat.
"Dengan ngasih yang namanya mulai bansos, bantuan subsidi upah. Bulan Juli kemarin ada gaji ke-13, ada THR, untuk pekerja juga ada tunjangan seperti itu. Jadi bagaimana kita menguatkan daya belinya," terangnya.
Selain itu, Susi juga menyebutkan pemerintah menggelontorkan sejumlah potongan harga atau diskon untuk harga transportasi, yakni mulai dari harga tiket pesawat, kereta api, pelabuhan laut, diskon tarif tol dan lain sebagainya. Sehingga diharapkan daya beli masyarakat bisa terjaga.
"Utamanya meyakinkan bagaimana mendorong konsumsi melalui menjaga daya beli tadi. Jadi itulah kira-kira rahasia program pemerintah menjaga pertumbuhan, sehingga kemarin kita bisa (tumbuh) di 5,12%," ungkap Susi.

