Menkeu Perkirakan Anggaran MBG untuk 2026 Mencapai Rp 240 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto akan mengalami lonjakan anggaran pada 2026. Berdasarkan proyeksi, anggaran program MBG akan menghabiskan dana sebesar Rp 240 triliun di tahun depan.
“Kalau keseluruhan program mungkin bisa mencapai Rp 240 triliun,” kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Presiden Prabowo Subianto mentargetkan MBG dapat menyasar 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir 2025. Dengan kalkulasi jumlah penerima manfaat yang sama, tahun depan pemerintah perlu menyiapkan anggaran Rp 240 triliun.
“Tentu dengan MBG kita harap ciptakan multiplier effect baik dari sisi demand maupun dari supply chain-nya, maupun dari sisi masyarakat atau keluarga yang anak-anaknya akan menjadi generasi muda yang sehat,” jelas dia.
Dari paparannya di hadapan Badan Anggaran (Banggar) DPR, realisasi program MBG baru mencapai 7% dari anggaran total Rp 71 triliun hingga akhir Juni 2025.
“Penerima manfaat sampai dengan 30 Juni 2025 adalah 5,58 juta penerima manfaat,” kata dia.
Selain sasaran penerima manfaat, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi juga masih jauh dari target 30.000 SPPG.
Baca Juga
BGN Kejar Target 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG, 14.304 Calon Mitra SPPG Sedang Diverifikasi
“Sampai dengan 30 Juni, dalam catatan kita, adalah 1.853,” ujar dia.
Sri Mulyani menjelaskan anggaran MBG yang mencapai Rp 71 triliun diharapkan dapat menyasar 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil dan balita. Oleh karena itu, terdapat tantangan untuk mencapai realisasi yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.
“Presiden mengharapkan agar pelaksanaan makan bergizi gratis akan mencapai 82,9 juta orang dan 30.000 SPPG. Jadi ini akan menjadi tantangan di semester kedua,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa hingga saat ini terdapat 1.863 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah operasional, dan 14.304 calon mitra SPPG yang sedang dalam proses pengajuan di portal mitra BGN.
Hal itu diungkapkan Kepala BGN Dadan Hindayana dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

