Kemendag Ungkap 3 Jurus Jitu Selamatkan Ekonomi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menyebutkan, hampir seluruh dunia mengalami dampak berbagai macam permasalahan di tingkat global, salah satunya kondisi geopolitik yang tidak menentu. Ada tiga strategi agar ekonomi Indonesia bertahan di tengah badai geopolitik global.
"Pemerintah terus mencari cara agar pertumbuhan ekonomi tidak terdampak ketidakpastian global," kata Wamendah Roro dalam acara Peluncuran Laporan Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan Indonesia 2025 oleh CSIS, Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Baca Juga
Perkuat Kemitraan Ekonomi, Menko Airlangga Temui Wamendag Chile
Ia menjelaskan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah memiliki tiga langkah utama demi meningkatkan kinerja perdagangan dan pertumbuhan ekonomi Tanah Air, seperti perlindungan pasar domestik, perluas pasar internasional, dan mendorong UMKM berinovasi.
"Selain dari tadi konsumsi rumah tangga, UMKM menjadi salah satu penggerak ekonomi kita. Ternyata sekitar 60% itu berkontribusi terhadap PDB (produk domestik bruto) kita," terangnya.
Sebagai negara nonblok, Wamendag Roro menilai, Indonesia harus mempererat hubungan dengan negara-negara lain dan meningkatkan kualitas hubungan bilateral. "Indonesia tidak hanya fokus pada perdagangan, tetapi juga hubungan kita, bagaimana kita memperbaiki, mempererat hubungan kita dengan negara-negara sahabat kita," ucapnya.
Menurut Roro, perdagangan menjadi salah satu fondasi saat bicara peningkatan kualitas hubungan bilateral. Namun, ia juga menilai, kolaborasi dan kerja sama dengan negara-negara lain menjadi hal yang penting dilakukan. "The trade and many other aspects, berbagai macam kolaborasi dan kerja sama yang kemudian bisa kita kedepankan," ungkap Wamendag Roro.
Baca Juga

